<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828</id><updated>2011-07-31T02:07:07.204+09:00</updated><category term='external - CP'/><category term='external'/><category term='External Depkumham'/><category term='kliping media'/><title type='text'>EXTERNAL Lapas Merauke</title><subtitle type='html'>Berita-2 dari Luar, yang berasal dari media massa baik cetak ataupun televisi di indonesia maupun diluar negeri, yang berkisar tentang kehidupan seputar narapidana dan lembaga pemasyarakatan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-3432442707995010706</id><published>2009-08-18T09:34:00.002+09:00</published><updated>2009-08-18T09:38:36.614+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external - CP'/><title type='text'>Mengikuti Upacara Pemberian Remisi Bagi Napi di LP Biak dan Merauke</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/Son37aNypLI/AAAAAAAAAVM/NP3FtD0serc/s1600-h/HUT-RI-istanacaver.jpg"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 194px; FLOAT: left; HEIGHT: 153px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371096630637536434" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/Son37aNypLI/AAAAAAAAAVM/NP3FtD0serc/s320/HUT-RI-istanacaver.jpg" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;LP Tempat Pembinaan Bukan Tempat Menghukum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Upacara pemberian remisi di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Biak dipimpin Bupati Biak Numfor Yusuf M Maryen, S.Sos, MM. Sementara di Merauke dipimpin oleh Bupati Drs Johanes Gluba Gebze. Bagaimana suasana upacara pemberian remisi tersebut.&lt;br /&gt;Laporan: FIKTOR PALEMBANGAN-Yulius Sulo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUNCAK peringatan HUT Kemerdekaan RI, Senin, 17 Agustus membawa berkah bagi sejumlah penguni LP alias Napi di seluruh Indonesia, termasuk di Biak dan Merauke. Bagaimana tidak, di hari itu, mereka memperoleh pengurangan masa tahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Biak sendiri, dari 112 Napi, 51 mendapat remisi (pengurangan masa tahanan). Remisi yang diberikan itu bervariasi, ada yang 6 bulan, 3 bulan dan 1 bulan, tergantung dari masa tahanannya atau pertimbangan lainnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ada empat Napi langsung bisa menghirup udara bebas. Keempat Napi itu itu adalah Willem Kafiar, Yan Piet Kafiar, Fatimah dan Musa Rumaropen. Fatimah (39), salah seorang dari empat Napi yang dinyatakan bebas itu tidak bisa menyembunyikan sukacitanya. Meski kelihatan agak sedih, namun ibu dua anak ini mengaku sangat gembira setelah dinyatakan bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu yang terpaksa berurusan dengan polisi karena tertangkap menjual toto gelap (Togel) ini divonis bersalah di Pengadilan Negeri Biak dengan hukuman 7 bulan. Baginya, menjalani masa hukuman di LP adalah yang terakhir dalam hidupnya dan dia mengaku tidak akan mau lagi kembali ke tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perasaan saya setelah dinyatakan bebas sangat senang sekali, saya sekarang bisa tinggal sama anak-anak dan keluarga. Saya tidak akan pernah menjual Togel lagi," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang hampir sama dituturkan Willem Kafiar. Napi yang divonis 3 tahun penjara oleh PN Biak ini menyatakan sangat senang. Ia akan minta maaf dengan keluarganya dan masyarakat di kampungnya terkait apa yang telah diperbuat sebelumnya hingga ia mendekam di LP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perasaan saya sangat senang dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Kejahatan yang saya lakukan selama ini tidak akan pernah terulang lagi," tandasnya sambil menunduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang dikenal cukup rajin sembayang selama di LP itu juga menilai bahwa LP tidak selamanya untuk mengurung orang, namun ada hikmah dari semua itu. Bahkan dia menilai bahwa LP memberikan pendidikan dan kesadaran bagi para penghuninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama di LP saya menyadari secara mendalam bahwa kejahatan itu sama sekali tidak baik, saya akan berupaya menjadi teladan di masyarakat nantinya,"tandasnya.&lt;br /&gt;Suasana upacara pemberian remisi di LP Biak sendiri berlangsung dalam kondisi cuaca yang kurang baik. Setelah acara penyerahan SK pemberin remisi oleh Bupati Yusuf M Maryen, semua kawasan Kota Biak termasuk LP diguyur hujan deras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, para undangan memilih beranjak dari tempat duduknya. Meski hujan deras, namun proses upacara pemberian remisi tetap berjalan sampai selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lapas merupakan tempat pembinaan supaya setiap Napi lebih baik laik. Demikian halnya bahwa setiap petugas Lapas dituntut memberikan pembinaan secara baik dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,"pesan Menteri Hukum dan HAM dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Maryen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara pemberian remisi juga dilakukan di LP Merauke. 199 penghuni LP Klas IIB Merauke mendapat remisi antara 15 hari sampai 6 bulan. Bahkan 23 diantaranya bisa langsung menghirup udara bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara pemberian remisi tersebut dilakukan seusai peringatan detik-teik Proklamasi. Bupati Merauke Drs Johanes Gluba Gebze menyerahkan langsung remisi tersebut yang disaksikan Danlantamal XI Merauke Brigjen TNI (Mar) Lukman Sofyan, Ketua DPRD Merauke Daniel Walinaulik, Muspida plus dan Ketua Pengadilan Negeri Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian remisi tersebut dilakukan dengan berbagai kegiatan dari para penghuni Lapas. Diawali dengan penyambutan tari-tarian adat Marind, kemudian Mappi dan tarian asal Kabupaten Asmat. Dilanjutkan dengan penampilan group band LP, dancer dan sagu safe. Dengan slogan yang diusung, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;melanggar hukum, hari ini belajar dan berkarya, lusa turut membangun. &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Merauke Drs Johanes Gluba Gebze yang merasakan langsung suhu perubahan yang ada di LP tersebut menyampaikan terima kasih kepada Kalapas Lilik Sujandi dan jajarannya yang telah merubah ferpormance di dalam LP tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, dengan ferpormance yang ada saat ini, lanjutnya, sebagai semangat bagi para penghuni LP Merauke untuk menemukan kembali jati dirinya. ''Jika selama ini ada kesan bahwa tempat ini sebagai tempat menghukum, tapi kesan tersebut tidak lagi. Tempat ini, sebagai tempat pembinaan dan pendidikan hidup,''terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-3432442707995010706?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/3432442707995010706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/08/mengikuti-upacara-pemberian-remisi-bagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3432442707995010706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3432442707995010706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/08/mengikuti-upacara-pemberian-remisi-bagi.html' title='Mengikuti Upacara Pemberian Remisi Bagi Napi di LP Biak dan Merauke'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/Son37aNypLI/AAAAAAAAAVM/NP3FtD0serc/s72-c/HUT-RI-istanacaver.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-2162775821530165048</id><published>2009-08-17T13:09:00.001+09:00</published><updated>2009-08-17T13:11:21.473+09:00</updated><title type='text'>200 Napi Akan Dapat Remisi</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SojYTwF2mlI/AAAAAAAAAVE/zyfvSGcE85c/s1600-h/Bendera_Indonesia_27e203.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 194px; FLOAT: left; HEIGHT: 132px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370780389477882450" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SojYTwF2mlI/AAAAAAAAAVE/zyfvSGcE85c/s320/Bendera_Indonesia_27e203.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Ditulis oleh Frans/Papos&lt;br /&gt;Jumat, 07 Agustus 2009 00:00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MERAUKE (PAPOS)—Sebanyak 200 narapidana yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke akan mendapatkan remisi pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi RI tanggal 17 Agustus mendatang. Dari jumlah tersebut, 23 orang langsung dinyatakan bebas. Secara umum yang mendapatkan remisi adalah mereka terlibat dalam kasus penganiayaan dan beberapa kasus lain. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke, Liik Sujandi, B.CiP yang ditemui Papua Pos di ruang kerjanya, Kamis (6/8) menjelaskan, semua napi berhak diusulkan mendapatkan remisi pada setiap hari raya kenegaraan maupun keagamaan. Nantinya yang menentukan seseorang mendapat remisi adalah ditingkat pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Kita hanya sebatas mengusulkan saja nama-nama mereka. Nantinya di pusat yang akan menentukan siapa-siapa yang berhak. Jadi, bukan Lapas Merauke yang menentukan seseorang untuk mendapatkan pengurangan hukuman,” ungkap Kalapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyinggung apakah ada kriteria khusus yang diusulkan untuk seseorang mendapatkan remisi, Lilik mengungkapkan tidak ada. Tergantung dari bagaimana sikap dan perilaku yang ditunjukkan selama di penjara. Apabila perbuatan yang dilakukan sudah melampau aturan yang ditentukan, akan dipertimbangkan kembali, tetapi tetap akan ada remisi untuk waktu-waktu mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, lanjut Kalapas, terdapat dua orang narapidana atas nama Januarius Freddy M dan Rikardus Tandi Payum yang divonis penjara seumur hidup. Untuk membantu kedua napi tersebut, sedang diusulkan remisi perubahan pidana dari seumur hidup menjadi 20 tahun. ”Saya sudah mengusulkan ke pusat melalui Kanwil Departemen Hukum dan HAM di Jayapura, namun membutuhkan waktu yang lama. Karena tidak semudah langsung disikapi,” tandas Kalapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskannya, usulan perubahan status kedua napi tersebut didasari oleh perubahan selama mereka berada di dalam penjara. Dari pengamatan selama beberapa tahun terakhir, mereka berubah dan sudah menunjukkan sikap baik. Jika orang ingin berubah demikian, tidak salah jika diusulkan agar hukuman mereka dari semumur hidup menjadi 20 tahun penjara. Jika sudah diterima, maka mereka berhak mendapatkan remisi setiap ada hari raya nanti. (frans)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.papuapos.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=3803:200-napi-akan-dapat-remisi&amp;amp;catid=1:berita-utama"&gt;http://www.papuapos.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=3803:200-napi-akan-dapat-remisi&amp;amp;catid=1:berita-utama&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-2162775821530165048?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/2162775821530165048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/08/200-napi-akan-dapat-remisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2162775821530165048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2162775821530165048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/08/200-napi-akan-dapat-remisi.html' title='200 Napi Akan Dapat Remisi'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SojYTwF2mlI/AAAAAAAAAVE/zyfvSGcE85c/s72-c/Bendera_Indonesia_27e203.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-3301292915627396432</id><published>2009-08-15T13:45:00.002+09:00</published><updated>2009-08-15T13:48:11.163+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Penjara Siapkan Kamar Khusus Berhubungan Intim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SoY9_8sMTaI/AAAAAAAAAU8/sv6ZTP7K49k/s1600-h/15072009%28002%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SoY9_8sMTaI/AAAAAAAAAU8/sv6ZTP7K49k/s200/15072009%28002%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370047774518431138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SANGAT pantas jika Kepala Lembaga Pemasyarakataan (Kalapas) Merauke, Lilik Sujandi, B.CiP mendapatkan perhatian serius dari Departemen Hukum dan HAM di Jakarta setelah berhasil membuat berbagai gebrakan bagi para narapidana yang menghuni Lapas Merauke selama ini. Mereka diberikan kesempatan seluas-luasnya mengembangkan bakat alam yang dimiliki untuk menghindari kejenuhan selama dalam penjara. Inilah laporannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai program terus dijalankan mulai dari bagaimana mengembangkan dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat selama berada di penjara serta membuka lahan baru di salah satu tempat di Serapu untuk ditanami padi dan jagung serta kegiatan sosial lain. Selain itu juga diberikan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan kejar Paket A. Semua itu memiliki satu tujuan agar setelah para napi keluar dari penjara, mereka bisa menghasilkan atau berbuat sesuatu untuk kepentingan banyak orang.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap terobosan yang dilakukan pria yang akrab dengan para ’kuli tinta’ ini mendapatkan respon tinggi dari Dephum dan HAM di Jakarta. Sebagai bentuk perhatian kepada Lilik, maka dirinya bersama Kalapas Padang mendapatkan kesempatan untuk ’cuci mata’ ke Belanda sekaligus ’mencuri’ ilmu dari sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalapas Merauke, Lilik Sujandi, BC.iP saat bincang-bincang dengan Papua Pos di ruang kerjanya, Kamis (6/8) menuturkan, selama dirinya bersama Dirjen Pemasyarakatan, Untung Sugiyono serta Kalapas Padang, Mugi Raharo Drajat berkunjung ke penjara Vught Dan Binnendiens In Den Bosch dari tanggal 13-17 Juli 2009 lalu, banyak hal yang ditemukan dengan berbagai kecanggihan yang tidak ada di Lapas Indonesia. Hampir semua menggunakan mesin sehingga tidak ada komunikasi secara langsung dengan para narapidana di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya harus katakan bahwa kita jauh lebih baik dengan para napi disana. Artinya, disini petugas sipir maupun pimpinan masih melakukan komunikasi dengan para naapi untuk menanyakan berbagai kesulitan yang dihadapi. Kalau di penjara Belanda, tidak ada komunikasi sama sekali sehingga sering ada ancaman terhadap petugas bahkan sampai kepada pemberontakan,” kata Kalapas sambil menambahkan, bagi keluarga yang hendak besuk pun hanya melalui kaca dan tidak diperkenankan berlama-lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga, lanjut Lilik, para petugas sipir di penjara Belanda sangat disiplin dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab yang diberikan. Mereka bukan pegawai tetap tetapi seperti dikontrakan. Jadi, kalau masa tugas sudah selesai, maka tidak menjalankan tugas sebagaimana biasa. Dan, disaat banyak tahanan yang masuk di penjara, jumlah petugas kana diperbanyak lagi. Intinya, jumlah sipir lebih banyak ketimbang tahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal unik yang ditemukan lagi adalah bagi yang suaminya tersandung kasus dan masuk penjara, disiapkan salah satu kamar khusus untuk mereka bisa berhubungan badan. Bagi mereka adalah hal biasa dan tidak ada yang perlu untuk ditakut-takuti. ”Ya, kalau kita dengar begitu rasanya lain sekali karena tidak disiapkan secara khusus di setiap Lapas di Indonesia,” ungkap Kalapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalapas menambahkan, selain penjara bagi narapidana yang tersandung kasus seperti narkoba dan kriminalitas lain, juga penjara untuk teroris. Khusus penjara ini tidak dizinkan orang berkunjung sembarang. ”Memang ada inisiatif untuk melihat secara langsung para tahanana teroris, namun tidak diperkenankan karena dilarang,” katanya. (papos/ frans)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diposkan oleh meraukepos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-3301292915627396432?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/3301292915627396432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/08/penjara-siapkan-kamar-khusus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3301292915627396432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3301292915627396432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/08/penjara-siapkan-kamar-khusus.html' title='Penjara Siapkan Kamar Khusus Berhubungan Intim'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SoY9_8sMTaI/AAAAAAAAAU8/sv6ZTP7K49k/s72-c/15072009%28002%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-168859387090256523</id><published>2009-07-11T22:21:00.000+09:00</published><updated>2009-07-21T22:26:02.013+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Lapas Merauke Gandeng Perpustakaan Daerah</title><content type='html'>MERAUKE-Berbagai terobosan terus dilakukan pihak Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke dalam melakukan pembinaan terhadap para nara pidana (Napi). Setelah melakukan berbagai kerja sama dengan instansi lain, Lapas Merauke kembali menggandeng Perpustakaan Daerah dengan membuka On-Site (pelayanan ke dalam Lapas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kerja sama ini, pihak Perpustakaan Daerah Kabupaten Merauke akan mendrop berbagai jenis buku bacaan baik bersifat karya umum sampai buku sejarah. Tujuannya adalah membuka wawasan dan pengetahuan para penguhuni Lapas tersebut. Kerja sama tersebut ditandai dengan pembukaan On-Site Perpustakaan Daerah oleh Kalapas Merauke, Lilik Sujandi, didampingi Kasubbid Pelayanan Perpustakaan Daerah Badan Infokom dan Perpustakaan Kabupaten Merauke, Suciati di Lapas Merauke, Senin (6/7) kemarin.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kalapas Merauke Lilik Sijandi, di sela-sela pembukaan On-Site tersebut mengungkapkan, sebenarnya kegiatan ini sudah dirancang 3 bulan lalu, tapi karena berbagai kesibukan sehingga baru dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lilik menilai, pelayanan yang diberikan pihak Perpustakaan Daerah dengan turun langsung sebagai sebuah prestasi dalam mendekatkan langsung dengan obyeknya. Karena itu, Kalapas Lilik mengharapkan, para penghuni Lapas Merauke yang masuk dalam program paket A, B dan C pada Pusat Kegiatan Belajar Mandiri (PKBM) Lapas Merauke tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyangkut program paket yang telah dijalani 90 Napi LP tersebut, Kalapas berharap bisa mengikuti ujian yang rencananya dieselengarakan Oktober mendatang. ''Tapi jika tidak bisa, mungkin tahun depan, karena kemarin penyelenggaraannya sudah berjalan,'' terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kasubbid Pelayanan Perpustakaan Daerah Badan Infokom dan Perpustakaan Kabupaten Merauke Suciati menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan itu. Menurutnya, kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ilmu para penghuni Lapas Merauke ke depan. ''Kami akan bersedia untuk mengganti setiap 2 minggu buku-buku mana yang menjadi minat saudara-saudara untuk dibaca,''katanya. (cepos)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diposkan oleh meraukepos di 21:54&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.meraukepos.com/2009/07/lapas-merauke-gandeng-perpustakaan.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-168859387090256523?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/168859387090256523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/07/lapas-merauke-gandeng-perpustakaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/168859387090256523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/168859387090256523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/07/lapas-merauke-gandeng-perpustakaan.html' title='Lapas Merauke Gandeng Perpustakaan Daerah'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-8888407530873020165</id><published>2009-05-08T10:28:00.002+09:00</published><updated>2009-05-08T10:31:19.100+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external - CP'/><title type='text'>Ketika LP Merauke Syukuran Atas Penghargaan yang Diterimanya</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Momen Bagi Napi dan Tahanan Untuk Bertemu Keluarga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis (7/5) kemarin, suasana di Lembaga Pemasyarakatan 9LP) Klas IIB Merauke terlihat tidak seperti hari biasanya. Kali ini, lebih ramai dengan datangnya pengunjung yang tak lain adalah keluarga dari para narapidana (Napi) dan tahanan.&lt;br /&gt;Laporan: Yulius Sulo, Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, sekitar pukul 08.00 WIT, tampak antrean di depan pintu LP. Mereka antre untuk mendaftar sekaligus mendapatkan nomor. Setelah mendapatkan nomor antrian kemudian satu persatua dipanggil sesuai nomor urut selanjutnya, nama dan alamat sesuai KTP.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu kemudian dipersilakan untuk masuk. Namun, itu belum cukup. Masing-masing harus digeledah lagi. Setelah dipastikan steril, barulah masuk untuk bertemu dengan keluarga mereka. Di lapangan di LP, ada 2 tenda besar terpasang lengkap dengan kursinya. Di depan tenda itu, ada panggung dan musik band dari Infokom Kabupaten Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan keluarga Napi dan tahanan tersebut tak lain untuk sama-sama dengan penghuni LP melakukan syukuran atas penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM yang pada 2009 ini terpilih sebagai LP Klas IIB terbaik secara nasional. Selain itu, momen tersebut sekaligus digunakan untuk bertemu dengan keluarga mereka guna melepaskan rindu sekaligus bisa berbagi cerita. Bahkan sebagian terlihat berjoget ria bersama mengikuti dentuman musik dan lagu yang dibawakan vocalis dari Infokom Musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jika ada yang berpendapat bahwa kami masuk ke sini akan ditindas, itu tidak betul, yang benar bahwa kami masuk ke sini untuk dibina. Dan itulah yang saya alami dan rasakan,''kata Simon Sampe saat akan membawakan doa dalam rangka kegiatan tersebut. Sementara itu, Kepala LP Merauke Lilik Sujandi, mengungkapkan, LP tidak boleh tertutup tapi harus terbuka dengan masyarakat untuk membangun kemitraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Hari ini kita bisa buktikan bahwa tanpa masyarakat LP tidak ada apa-apanya. Karena dengan keterbukaan maka kita keluarga bisa masuk ke dalam tempat ini untuk berbagi cerita,'' katanya yang disambut tepuk tangan seluruh penghuni LP dan keluarga mereka yang datang berkunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpilih sebagai LP terbaik secara nasional, kata dia tidak lepas dari kerja keras seluruh penghuni LP maupun petugas yang ada untuk berubah dan bisa tampil beda dengan LP lainnya dengan menerapkan prinsip-prinsip pemasyarakatan. ''Meski masih banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan, namun kami diberi penghargaan terbaik secara nasional,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana di LP Merauke saat ini benar-benar mengalami perubahan yang sangat signifikan. Selain suasana lingkungannya yang berubah dengan tertata rapi dan bersih, juga sejak di bawah pimpinan Lilik Sujandi, tidak ada lagi laporan adanya Napi maupun tahanan yang kabur.(*)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=27588"&gt;http://www.cenderawasihpos.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-8888407530873020165?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/8888407530873020165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/05/ketika-lp-merauke-syukuran-atas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8888407530873020165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8888407530873020165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/05/ketika-lp-merauke-syukuran-atas.html' title='Ketika LP Merauke Syukuran Atas Penghargaan yang Diterimanya'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-9200900484952389967</id><published>2009-05-06T11:28:00.002+09:00</published><updated>2009-05-06T11:34:21.094+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external - CP'/><title type='text'>LP Merauke Dapat Penghargaan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SgD2kOtbkoI/AAAAAAAAAUk/tsCfi7Fj-jU/s1600-h/IMG_0011.JPG"&gt;&lt;img style="TEXT-ALIGN: center; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 289px; DISPLAY: block; HEIGHT: 203px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332533061091037826" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SgD2kOtbkoI/AAAAAAAAAUk/tsCfi7Fj-jU/s200/IMG_0011.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;MERAUKE-Berbagai terobosan yang dilakukan Lilik Sujandi sejak dipercaya sebagai Kepala LP Klas IIB Merauke dalam melakukan pembinaan terhadap para narapidana (Napi) telah membuahkan hasil. Atas upayanya itu, Menteri Hukum dan HAM RI Andi Matalatta menganugerahkan penghargaan kepadanya. Penyerahan penghargaan itu dilakukan di LP Nusa Kambangan 24 April lalu dan diterima langsung oleh Lilik Sujandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sebenarnya ini bukan ujung dari yang kami harapkan. Yang penting bagi kami, bagaimana melakukan pembinaan kepada para Napi agar mereka bisa mandiri nanti. Mungkin penghargaan yang itu sebagai motivasi bagi kami untuk tidak berhenti bekerja dan berkarya,''kata Lilik Sujandi saat ditemui Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, Selasa (5/5). &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, penghargaan yang diberikan itu berdasarkan berbagai kriteria penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM seperti kegiatan pembinaan, kemitraan, pelayanan dan keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan, selain kegiatan yang sudah berjalan selama ini, pihaknya akan memprioritaskan dan memaksimalkan berbagai kegiatan lainnya seperti pelayanan kesehatan dan makanan bagi Napi. Untuk pelayanan kesehatan, lanjut dia, pihaknya akan mencoba bermitra dengan Dinas Kesehatan untuk membuat rumah sakit darurat di LP guna mendapatkan tenaga dan pelayanan kesehatan yang standar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kami juga akan canangkan gerakan kebangkitan pendidikan untuk para Napi yang sebelumnya sudah kami mulai dengan proses belajar mengajar paket A, B dan C. Bulan ini kami akan gelar wisata bacaan kerja sama dengan perpustakaan daerah dalam rangka meningkatkan nilai-nilai pendidikan para napi sekaligus menambah wawasan mereka melalui berbagai buku bacaaan,'' terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, lanjutnya, kedepan pihaknya juga akan melakukan pembinaan prestasi olahraga. ''Sekarang sudah ada yang berlatih tinju. Untuk iven-iven tertentu mereka akan diikutkan. Untuk pembinaan olahraga ini kkami akan kerja sama dengan KONI,'' jelasnya.(ulo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=27495"&gt;http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=27495&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-9200900484952389967?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/9200900484952389967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/05/lp-merauke-dapat-penghargaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/9200900484952389967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/9200900484952389967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/05/lp-merauke-dapat-penghargaan.html' title='LP Merauke Dapat Penghargaan'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SgD2kOtbkoI/AAAAAAAAAUk/tsCfi7Fj-jU/s72-c/IMG_0011.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-2348286909187046765</id><published>2009-04-29T07:44:00.003+09:00</published><updated>2009-04-29T07:50:39.134+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>HARI BHAKTI PEMASYARAKATAN ke 45</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfeIJV1RQTI/AAAAAAAAAUc/kkq1g2aWH-o/s1600-h/1432124312-menkum-ham-nusakambangan-miliki-kedudukan-strategis.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 179px; FLOAT: left; HEIGHT: 144px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329878378077045042" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfeIJV1RQTI/AAAAAAAAAUc/kkq1g2aWH-o/s200/1432124312-menkum-ham-nusakambangan-miliki-kedudukan-strategis.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;Survei KPK Harus Dijadikan Cambuk &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 28 April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CILACAP (Suara Karya): Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta mengajak jajaran pemasyarakatan untuk menjadikan hasil survei Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai cambuk untuk merayakan kejayaan pemasyarakatan di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajakan itu disampaikan Andi Mattalatta dalam sambutannya pada Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-45 yang dipusatkan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, kemarin. Hadir pada kesempatan itu Sekjen Depkumham Abdul Bari Azed, Dirjen Pemasyarakatan Untung Sugiyono, dan pejabat eselon satu dan eselon dua Departemen Hukum dan HAM.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkumham Andi Mattalatta mengatakan, survei KPK beberapa waktu lalu yang menempatkan jajaran pemasyarakatan sebagai salah satu institusi terburuk dalam melaksanakan pelayanan publik merupakan satu realita yang mau tidak mau harus diterima dengan lapang dada. "Tidak ada yang perlu kita sanggah atau tutupi. Hasil survei ini bukan sesuatu yang harus kita ingkari atau kita bantah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, hasil survei tersebut merupakan satu peringatan kepada jajaran pemasyarakatan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan dan masih banyak aspek yang harus diperbaiki dalam melaksa-nakan tugas sistem pe-masyarakatan. Menurut Menkumham, membangun pemasyarakatan menjadi organisasi yang transparan dan profesional tidak terlepas dari semangat untuk menghapus segala praktik kotor yang tidak bermanfaat. Oleh karena itu pendeklarasian bebas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di lingkungan Dep-kumham pada 16 Maret 2009 harus dijadikan momentum positif untuk melangkah lebih maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Momentum itu harus kita jadikan sebagai tonggak untuk mulai melakukan perbaikan terhadap setiap aspek dalam melaksanakan tugas-tugas. Kita harus tunjukkan bahwa pendeklarasian itu bukan hanya serimonial yang tanpa makna, akan tetapi pendeklarasian itu adalah satu titik sejarah yang akan mengubah wajah organisasi kita menjadi organisasi yang bermartabat dan berwibawa," kata Andi Mattalatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan Hari Pemasyarakatan dipusatkan di Pulau Nusakambangan untuk pertama kali dilaksanakan. Andi Mattalatta mengatakan, dalam sejarah pelaksanaan penghukuman, pulau Nusakambangan mempunyai kedudukan yang strategis. Pulau ini mengemban fungsi sebagai tempat hukuman. Di pulau ini negara telah membangun fasilitas lembaga pemasyarakatan sebagai tempat untuk menampung orang-orang hukuman, sehingga masyarakat menyebut Nusakambangan sebagai pulau penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kata Andi Mattalatta, dalam perkembangannya perubahan paradigma pemenjaraan menjadi paradigma pemasyarakatan telah mengubah cara pandang masyarakat tentang Pulau Nusakambangan. Pulau yang pada awalnya dianggap sebagai tempat yang menakutkan, kini merupakan tempat yang menawan. Pulau Nusakambangan bukan lagi sebagai pulau yang memenjarakan, akan tetapi pulau ini menjadi saksi tentang bagaimana para narapidana belajar untuk hidup mandiri dan meningkatkan kualitas pribadinya. "Mereka mempunyai kesempatan untuk belajar memadukan antara nilai hukum dan moralitas yang akan menyatukan mereka dalam kehidupan masyarakat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyinggung tentang tingginya tingkat hunian pada dan Rutan, Andi Mattalatta mengatakan, hal ini merupakan satu permasalahan yang harus terus dihadapi. Saat ini jumlah narapidana dan tahanan sebanyak 137.172 orang, sedangkan kapasitas isi Lapas/Rutan hanya 88.559 orang. "Hampir di seluruh Lapas dan Rutan telah mengalami over kapasitas. Kondisi ini merupakan konsekuensi logis yang harus kita hadapi sebagai dampak makin tingginya tingkat kriminalitas," kata Menkumham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya bahwa kondisi over kapasitas sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup narapidana dan tahanan, karena mereka harus hidup berhimpitan dalam ruang yang semakin terasa sempit dan pengap. "Karena itu over kapasitas merupakan permasalahan yang harus dapat dipecahkan agar narapidana dan tahanan mendapatkan apa yang menjadi hak mereka yang memang dijamin dalam undang-undang," kata Andi Mattalatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjungan ke Pulau Nusakambangan, Menkumham meresmikan dua Lapas baru, yaitu Lapas narkotika dan Lapas Pasir Putih yang dikenal dengan julukan Lapas SMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu juga Andi Mattalatta menyerahkan penghargaan kepada kepala lapas dan rutan terbaik, yaitu Rutan Krasaan, &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff6600;"&gt;&lt;a href="http://lapas2bmerauke.blogspot.com/"&gt;Lapas Merauke&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, Lapas Terbuka Pasaman, Lapas Anak Palembang, Bapas Serang, Rubasan Kupang dan Lapas Pekanbaru. (Lerman Sipayung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=225547"&gt;http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=225547&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-2348286909187046765?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/2348286909187046765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/04/hari-bhakti-pemasyarakatan-ke-45.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2348286909187046765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2348286909187046765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/04/hari-bhakti-pemasyarakatan-ke-45.html' title='HARI BHAKTI PEMASYARAKATAN ke 45'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfeIJV1RQTI/AAAAAAAAAUc/kkq1g2aWH-o/s72-c/1432124312-menkum-ham-nusakambangan-miliki-kedudukan-strategis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-5417979274045126158</id><published>2009-04-28T11:42:00.003+09:00</published><updated>2009-05-06T11:52:52.378+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>LAPAS Klas IIB Merauke berencana akan melakukan pemberdayaan terhadap warga binaannya melalui program yang disinergikan dengan PEMKAB MERAUKE</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SgD508F933I/AAAAAAAAAUs/iUYIe1OnfRw/s1600-h/Panen+Padi+Pokja+Asimilasi+Pertanian+(26).jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; FLOAT: left; HEIGHT: 150px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332536646686334834" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SgD508F933I/AAAAAAAAAUs/iUYIe1OnfRw/s200/Panen+Padi+Pokja+Asimilasi+Pertanian+(26).jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Selasa, 28 April 2009&lt;br /&gt;JUBI---.Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIB Merauke berencana akan melakukan pemberdayaan terhadap warga binaannya melalui program yang disinergikan dengan PEMKAB MERAUKE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rencana, warga binaan tersebut akan dipekerjakan sebagai petani padi di kampung Sirapu Distrik Semangga sekaligus akan menetap beberapa waktu lamanya untuk mengelola lahan persawahan. Demikian disampaikan Plh. LAPAS Merauke, Takdir, S.Sos ketika dikonfirmasi usai melangsungkan Upacara Hari Bakti Pemasyarakatan yang berlangsung di Halaman LAPAS Merauke, Senin (27/4). “Semuanya masih dalam wacana, namun mudah-mudahan segera terealisasi”, tuturnya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Takdir, dengan adanya program kerjasama LAPAS dengan Pemkab Merauke, itu merupakan sebuah wujud kepercayaan dan kepedulian semua pihak terhadap warga binaan yang ada. Agar kedepannya, para penghuni LAPAS dapat kembali ke tengah-tengah masyarakat tanpa rasa canggung dan sudah memiliki keterampilan yang memadai sebagai bekal melangsungkan hidupnya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya pikir program ini positif, dan diharapkan sekembalinya mereka ke tengah masyarakat tidak lagi melakukan tindakan yang merugikan masyarakat karena telah memperoleh keterampilan selama dalam masa tahanan”, harapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai proses pengawasan terhadap warga LAPAS, pihaknya akan bekerjasama dengan aparat kepolisian. Sedangkan untuk menghindari keresahan di tengah – tengah masyarakat terutama di Kampung Sirapu, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke tengah-tengah masyarakat akan rencana tersebut. “Sosialisasi saat ini telah dilakukan melalui media elektronik, namun sosialisasi ke tengah masyarakat terutama di kampung Sirapu akan segera dilakukan dalam waktu dekat,” tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(drie/Merauke)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-5417979274045126158?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/5417979274045126158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/04/lembaga-pemasyarakatan-lapas-kelas-iib.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5417979274045126158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5417979274045126158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/04/lembaga-pemasyarakatan-lapas-kelas-iib.html' title='LAPAS Klas IIB Merauke berencana akan melakukan pemberdayaan terhadap warga binaannya melalui program yang disinergikan dengan PEMKAB MERAUKE'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SgD508F933I/AAAAAAAAAUs/iUYIe1OnfRw/s72-c/Panen+Padi+Pokja+Asimilasi+Pertanian+(26).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-7046474788190174372</id><published>2009-04-28T02:18:00.004+09:00</published><updated>2009-04-28T02:32:21.470+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Nusakambangan Sejarah Strategis Penghukuman, Sambutan Menhukham di HUT PAS ke 45 Tahun</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kapanlagi.com&lt;/strong&gt; - Pulau Nusakambangan memiliki kedudukan yang strategis dalam sejarah pelaksanaan penghukuman karena mengembang fungsi sebagai tempat hukuman, kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Andi Mattalatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfXqy7JobVI/AAAAAAAAAUU/Sp0zmWM9ZPk/s1600-h/nuka2.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 235px; HEIGHT: 130px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329423894655298898" border="0" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfXqy7JobVI/AAAAAAAAAUU/Sp0zmWM9ZPk/s200/nuka2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Hal tersebut dikemukakan Menkum HAM dalam sambutannya pada upacara peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-45 yang dipusatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Khusus Narkotika Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Senin (27/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di pulau ini (Nusakambangan, red) negara telah membangun fasilitas lembaga pemasyarakatan sebagai tempat menampung orang-orang hukuman. Masyarakat sering menyebut pulau ini sebagai `Pulau Penjara`," katanya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dengan adanya perubahan paradigma pemenjaraan menjadi paradigma pemasyarakatan, kata dia, telah mengubah cara pandang tentang Pulau Nusakambangan yang awalnya dianggap sebagai tempat yang menakutkan, kini merupakan tempat yang menawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, Nusakambangan kini bukan lagi sebagai pulau yang memenjarakan, tetapi sebagai saksi tentang bagaimana para narapidana belajar untuk hidup mandiri dan meningkatkan kualitas pribadi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfXqyjnmGTI/AAAAAAAAAUM/Jqw2DktUGug/s1600-h/nuka1.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 315px; HEIGHT: 131px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329423888338524466" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfXqyjnmGTI/AAAAAAAAAUM/Jqw2DktUGug/s200/nuka1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfXqyqk-K5I/AAAAAAAAAUE/Odrcib8UOCw/s1600-h/nuka.jpg"&gt;&lt;/a&gt;"Mereka mempunyai kesempatan untuk belajar memadukan antara nilai hukum dan moralitas yang akan menyatukan mereka dalam kehidupan masyarakat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi lain, kata dia, masyarakat juga mempunyai kesempatan yang luas untuk terlibat dalam pelaksanaan pembinaan narapidana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfXqyqk-K5I/AAAAAAAAAUE/Odrcib8UOCw/s1600-h/nuka.jpg"&gt;&lt;img style="WIDTH: 235px; HEIGHT: 117px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329423890206567314" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfXqyqk-K5I/AAAAAAAAAUE/Odrcib8UOCw/s200/nuka.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Menurut dia, negara membuka akses bagi masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam membangun kemandirian narapidana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan beberapa aktivitas di Pulau Nusakambangan menunjukkan keterbukaan akses tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah makna yang terkandung dengan dijadikannya Pulau Nusakambangan sebagai pusat peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-45. Kita ingin menegaskan bahwa pemasyarakatan merupakan sebuah hasil metamorfosa dari paradigma pemenjaraan yang harus menghasilkan keindahan, di mana peran pembina, yang dibina, dan masyarakat harus dijaga dan ditingkatkan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan tersebut, Menkum HAM menyerahkan penghargaan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan terbaik dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UPT Pemasyarakatan tersebut yakni Lapas Klas I Malang (Lapas Klas I Terbaik), Lapas Klas II A Pekanbaru (Lapas II A Terbaik), &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Lapas Klas II B Merauke (Lapas Klas II B Terbaik)&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; Lapas Klas II B Terbuka Pasaman (Lapas Terbuka Terbaik), Lapas II B Anak Palembang (Lapas Anak Terbaik), Rutan Klas II B Kraksaan (Rutan Terbaik), Bapas Klas II Serang (Bapas Terbaik), dan Rupbasan Klas I Kupang (Rupbasan Terbaik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, menteri juga meresmikan Lapas Klas II A Pasir Putih dan Lapas Klas II A Narkotika, Pulau Nusakambangan. (kpl/bee)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.kapanlagi.com/h/nusakambangan-sejarah-strategis-penghukuman.html"&gt;http://www.kapanlagi.com/h/nusakambangan-sejarah-strategis-penghukuman.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-7046474788190174372?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/7046474788190174372/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/04/nusakambangan-sejarah-strategis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/7046474788190174372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/7046474788190174372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/04/nusakambangan-sejarah-strategis.html' title='Nusakambangan Sejarah Strategis Penghukuman, Sambutan Menhukham di HUT PAS ke 45 Tahun'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SfXqy7JobVI/AAAAAAAAAUU/Sp0zmWM9ZPk/s72-c/nuka2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-1234163561560423188</id><published>2009-03-27T22:06:00.007+09:00</published><updated>2009-04-09T22:09:42.740+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>BLK Tiru Narapidana di Merauke</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/Sd3zRuRPkvI/AAAAAAAAAT8/Z5B4WXELA8U/s1600-h/64581_kerajinan_tungku_di_desa_bedug__kecamatan_ngadiluwih__kediri_thumb_300_225.jpg" imageanchor="1" linkindex="2" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/Sd3zRuRPkvI/AAAAAAAAAT8/Z5B4WXELA8U/s200/64581_kerajinan_tungku_di_desa_bedug__kecamatan_ngadiluwih__kediri_thumb_300_225.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Pelatihan keterampilan diberikan bagi narapidana yang hampir selesai masa tahanannya.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VIVAnews - Balai Latihan Kerja (BLK) tak hanya untuk meningkatkan keahlian dan kompetensi pencari kerja atau korban pemutusan hubungan kerja. Di Unit Pelatihan Teknis Daerah (UPTD) BLK Merauke, sebanyak 748 narapidana mendapatkan pelatihan keterampilan untuk mempersiapkan mereka ketika kembali ke masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan tersebut, dia menambahkan, merupakan kerja sama BLK Merauke dengan Lembaga Permasyarakatan kelas II B Merauke sejak 2006. Pelatihan narapidana inilah oleh Erman dijadikan percontohan bagi BLK, baik pada 11 Unit Pelatihan Teknis Pusat (UPTP) maupun 171 UPTD.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kegiatan pelatihan bagi narapidana ini sangat positif, mereka harus diberi pelatihan keterampilan sesuai minat dan bakat," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno saat kunjungan kerja di Merauke Provinsi Papua berdasarkan keterangan pers yang diterima VIVAnews, Selasa, 10 Maret 2009. "Jadi ketika kembali ke masyarakat, mereka bisa bekerja atau wirausaha sehingga tidak mengulangi kesalahannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan keterampilan diberikan bagi narapidana yang hampir selesai masa tahanannya dan tengah menjalani proses sosialisasi sebelum dibebaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pelatihan yang diikuti di antaranya otomotif, elektronik, pertanian, komputer, bangunan, dan produksi makanan. "Setiap hari para narapidana diantar dan dikawal petugas lapas untuk mengikuti pelatihan yang dimulai pukul 08.00 – 13.00," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kunjungan kerja itu, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp 1,325 miliar untuk revitalisasi BLK. "Bantuan ini bisa digunakan untuk penggantian alat yang kadaluwarsa, peningkatan sarana dan prasarana, serta pelatihan instruktur," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/38876-blk_tiru_narapidana_di_merauke" linkindex="3"&gt;http://bisnis.vivanews.com/news/read/38876-blk_tiru_narapidana_di_merauke&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-1234163561560423188?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/1234163561560423188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/03/blk-tiru-narapidana-di-merauke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1234163561560423188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1234163561560423188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/03/blk-tiru-narapidana-di-merauke.html' title='BLK Tiru Narapidana di Merauke'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/Sd3zRuRPkvI/AAAAAAAAAT8/Z5B4WXELA8U/s72-c/64581_kerajinan_tungku_di_desa_bedug__kecamatan_ngadiluwih__kediri_thumb_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-2690055243135282345</id><published>2009-03-23T13:40:00.003+09:00</published><updated>2009-03-23T13:49:51.729+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Napi Lapas Merauke Tak Kenal Istilah “Contreng”</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SccU3BkXtBI/AAAAAAAAAT0/bUXg7Tr7BKk/s1600-h/CAHHBJ72CA3VB0AYCAUWKFYICA7RAJYVCAOO2P8QCAZ59XCACA1YT0OJCAJOBWGXCAXRP2BACALJ54I5CAPLIBESCA8DZB86CA7RHOWCCAYD2DG2CAJOE9ABCAZMUL38CA6I4KRGCACLDZ5BCA3MPQ7S.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 107px; FLOAT: left; HEIGHT: 150px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316240820680504338" border="0" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SccU3BkXtBI/AAAAAAAAAT0/bUXg7Tr7BKk/s200/CAHHBJ72CA3VB0AYCAUWKFYICA7RAJYVCAOO2P8QCAZ59XCACA1YT0OJCAJOBWGXCAXRP2BACALJ54I5CAPLIBESCA8DZB86CA7RHOWCCAYD2DG2CAJOE9ABCAZMUL38CA6I4KRGCACLDZ5BCA3MPQ7S.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Posting By : Ghoes Green On Monday, March 23, 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah “Contreng” dalam Pemilu 2009 tak banyak dikenali oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Merauke. Hal ini diakui oleh beberapa Narapidana Kelas II B Merauke yang berhasil dijumpai Jubi saat Sosialisasi Pemilu 2009 yang dilakukan oleh KPUD Merauke bersama warga Lapas , dengan mengambil tempat di Aula Lembaga Pemasayarakatan Kelas II B Merauke kemarin (21/3).&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tidak tahu, contreng itu apa, karena istilah ini tidak tahu pakai bahasa daerah mana. Sedangkan di Merauke sendiri masih asing dengan istilah itu. Ya kalau bisa pakai istilah lain," ungkap Danker Ndiken, seorang Napi yang terjerat hukuman karena pelanggaran lalulintas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal serupa, diamini oleh Yakobus Yakor, seorang Napi asal Kabupaten Asmat. Dirinya sendiri mengatakan tidak begitu paham dengan istilah contreng. Menurutnya, seharusnya pemberi sosialisasi harus menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan di pahami orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mungkin istilah contreng hanya dipahami orang-orang diwilayah perkotaan dan warga pendatang asal Jawa. Kalau warga di kampung-kampung belum tentu mereka tahu istilah itu." kilahnya.Keduanya menilai, sosialisasi yang dilakukan KPUD terhadap warga LAPAS terkesan terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat, banyaknya warga Lapas yang buta huruf sehingga sosialisasi tidak cukup dilakukan hanya sekali. “Yang ikut sosialisasi hanya perwakilan dari 12 kamar, jadi banyak teman yang tidak ikut sosialisasi. Sedangkan yang ikut ini juga belum tentu bisa menularkan pada teman lain”, tuturnya.Selain tak mengenal istilah ‘contreng’, keduanya sama-sama mengaku tidak tahu apakah telah masuk ke dalam daftar tetap pemilih ataukah belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau tidak terdaftar maka kami akan merasa rugi karena tidak bisa ikut pemilu," tutur Danker seraya mengharapkan agar pihak Lapas memfasilitasi pengecekan diri mereka ditiap kelurahan untuk memastikan mereka terdaftar sebagai pemilih tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAPAS Merauke Siapkan Daftar Calon PemilihSementara itu, anggota KPUD Merauke, Jaya Ibnu Su’ud, ST ketika dikonfirmasi usai sosialisasi Pemilu Di Lingkungan LAPAS Kelas IIB Merauke (21/3) mengatakan kebijakan untuk melaksanakan Pemilu dilingkungan LAPAS Merauke telah ditetapkan. Sehingga, katanya, diharapkan pihak LAPAS dapat menyiapkan daftar pemilih yang telah terdaftar di TPS untuk dikoordinasikan dengan pihak kelurahan dan disinkronkan dengan data base milik KPUD Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika memang terbukti mendaftar maka, kami akan mengeluarkan surat pindah memilih yang ditandatangani oleh ketua KPU supaya yang bersangkutan dapat memilih di TPS yang sudah disiapkan," kata JayaDikatakan, sedangkan mengenai kampanye caleg yang menurut aturan tak boleh dilakukan pada fasilitas pemerintah, Jaya mengatakan bahwa strategi kampanye yang digunakan adalah dengan menggunakan media elektronik seperti televisi dan radio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selama ini tidak ada kampanye caleg bagi warga binaan, memang ada larangan parpol tidak bisa kampanye pada fasilitas pemerintah seperti di lapas sehingga untuk tahu orang bersangkutan. Sementara ini kami hanya dapat membuat daftar calon tetapnya yang memuat foto dan tidak memuat visi misi," kata Jaya sembari menambahkan bahwa hingga saat ini KPUD masih melakukan koordinasi internal dalam memberikan pemahaman pada warga LAPAS mengenai track record caleg bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(drie/Merauke)Sumber : Tabloid Jubi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/03/napi-lapas-merauke-tak-kenal-istilah.html"&gt;http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/03/napi-lapas-merauke-tak-kenal-istilah.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-2690055243135282345?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/2690055243135282345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/03/napi-lapas-merauke-tak-kenal-istilah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2690055243135282345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2690055243135282345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/03/napi-lapas-merauke-tak-kenal-istilah.html' title='Napi Lapas Merauke Tak Kenal Istilah “Contreng”'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SccU3BkXtBI/AAAAAAAAAT0/bUXg7Tr7BKk/s72-c/CAHHBJ72CA3VB0AYCAUWKFYICA7RAJYVCAOO2P8QCAZ59XCACA1YT0OJCAJOBWGXCAXRP2BACALJ54I5CAPLIBESCA8DZB86CA7RHOWCCAYD2DG2CAJOE9ABCAZMUL38CA6I4KRGCACLDZ5BCA3MPQ7S.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-6308513630234563859</id><published>2009-03-11T01:14:00.005+09:00</published><updated>2009-03-11T01:38:33.515+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>UPTD BLK MERAUKE LATIH KETERAMPILAN 748 NAPI LAPAS MERAUKE</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SbaU3MJOi0I/AAAAAAAAATk/zONQG5GNkio/s1600-h/100_9491.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SbaU3MJOi0I/AAAAAAAAATk/zONQG5GNkio/s200/100_9491.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311596486403722050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Merauke melakukan pelatihan terhadap 748 narapidana (Napi) dan warga binaan. Ratusan napi dan warga binaan itu memanfaatkan unit pelatihan teknis daerah (UPTD) balai latihan kerja (BLK) Merauke guna mendapatkan pelatihan keterampilan agar mereka siap kembali ke masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SbaU26clvRI/AAAAAAAAATc/uNHouJdV_40/s1600-h/100_8545.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SbaU26clvRI/AAAAAAAAATc/uNHouJdV_40/s200/100_8545.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311596481653095698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menekertrans) Erman Suparno yang melakukan kunjungan ke UPTD BLK Merauke, Provinsi Papua, Selasa (10/3) menyambut baik kerjasama itu dan meminta kerjasama pelatihan semacam itu menjadi percontohan bagi BLK lain di Indonesia, baik 11 UPTP maupun 171 UPTD di seluruh Indonesia.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SbaU2uvtFEI/AAAAAAAAATU/_1Xe1EPWfzY/s1600-h/y1pau2Jk-pbse071K9JXBxU-sxNU6Ato2zCd9nN0gXda2yDCC_XIrg1XLGQu_8BZFJu.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SbaU2uvtFEI/AAAAAAAAATU/_1Xe1EPWfzY/s200/y1pau2Jk-pbse071K9JXBxU-sxNU6Ato2zCd9nN0gXda2yDCC_XIrg1XLGQu_8BZFJu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311596478512043074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;UPTD BLK Merauke tidak hanya dimanfaatkan untuk meningkatkan keahlian dan kompetensi para pencari kerja dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK), tapi juga dijadikan tempat pelatihan keterampilan bagi para napi agar mereka siap terjun kembali ke masyarakat seusai menjalani hukuman. Kegiatan pelatihan bagi napi ini sangat positif. Mereka harus diberi pelatihan keterampilan sesuai minat dan bakat. Jadi ketika kembali ke masyarakat, mereka bisa bekerja atau wirausaha sehingga tidak mengulangi kesalahannya, kata Erman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan pelatihan keterampilan bagi napi/warga binaan ditujukan bagi napi yang hampir selesai masa tahanannya dan tengah menjalani proses sosialisasi sebelum kembali memperoleh kebebasannya dan kembali ke masyarakat. Setiap hari para napi ini diantar dan dikawal petugas lapas untuk mengikuti pelatihan yang dimulai pukul 08.00 - 13.00 WITA, setelah itu mereka kembali ke lapas. Berbagai pelatihan yang diikuti adalah otomotif, elektronik, pertanian, komputer, bangunan dan proccessing makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SbaU2kVo_bI/AAAAAAAAATM/9Yqwdpp_Fd0/s1600-h/100_4088.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SbaU2kVo_bI/AAAAAAAAATM/9Yqwdpp_Fd0/s200/100_4088.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311596475718368690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dalam peninjauan ke UPTD BLK Merauke, Menakertrans memberikan bantuan sebesar Rp1,325 milyar yang akan digunakan untuk paket renovasi dan peralatan serta satu CBT (Competition Base Training) kejuruan bangunan. Menakertrans mengatakan peninjauan dan pemberian bantuan ini sebagai bagian dari upaya revitalisasi BLK. Upaya ini diimplementasikan untuk penggantian alat yang kedaluwarsa, peningkatan sarana dan prasarana serta pelatihan instruktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Bupati Merauke, Johanes Gluba Gebze dan kepala BLK Merauke mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Depnakertrans. Johanes berjanji akan mengikuti arahan Menakertrans guna menggandeng dealer otomotif di Merauke untuk pelatihan mesin bagi peserta didik, sekaligus juga mengajukan permohonan kepada Menteri untuk pengadaan kios three in one. (T.Az/ysoel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Depkominfo.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-6308513630234563859?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/03/uptd-blk-merauke-latih-keterampilan-748.html' title='UPTD BLK MERAUKE LATIH KETERAMPILAN 748 NAPI LAPAS MERAUKE'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/6308513630234563859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/03/uptd-blk-merauke-latih-keterampilan-748.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/6308513630234563859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/6308513630234563859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/03/uptd-blk-merauke-latih-keterampilan-748.html' title='UPTD BLK MERAUKE LATIH KETERAMPILAN 748 NAPI LAPAS MERAUKE'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SbaU3MJOi0I/AAAAAAAAATk/zONQG5GNkio/s72-c/100_9491.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-7503699105936258557</id><published>2009-02-28T14:46:00.004+09:00</published><updated>2009-02-28T15:00:07.490+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Jelang Pemilu, Tahanan dan Napi Lapas Merauke Didata</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SajQaU86vHI/AAAAAAAAASc/78P7UMhQutU/s1600-h/Pemilihan+umum+2009+papua.jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 153px; FLOAT: left; HEIGHT: 124px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307721311575522418" border="0" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SajQaU86vHI/AAAAAAAAASc/78P7UMhQutU/s200/Pemilihan+umum+2009+papua.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Posting By : Ghoes Green On Saturday, February 28, 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelang pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) legislatif yang akan berlangsung pada April 2009 mendatang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke bekerjasama dengan KPUD setempat akan melakukan pendataan sekaligus sosialisasi kepada para tahanan maupun napi untuk ikut memilih caleg yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Merauke, Lilik Sujandi, B.CiP menjelaskan, pihaknya telah menghubungi KPUD untuk melakukan sosialisasi tentang pemilu legislatif yang tinggal sebulan. “Kita sudah mendapatkan informasi pasti jika orang dari KPUD akan datang dan memberikan sosialisasi. Hanya saja, waktu belum ditentukan,” ungkap Lilik ketika dikonfirmasi diruang kerjanya (27/2)&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang, kata Lilik, jumlah tahanan maupun napi yang akan mengikuti pemilu legislatif adalah 165 orang. Jumlah tersebut telah diserahkan kepada KPUD Kabupaten Merauke sebagai data atau acuan. “Kita berharap sekiranya petugas KPUD bisa memberikan gambaran yang baik kepada para tahanan maupun napi terutama bagaimana mencontreng gambar partai maupun caleg yang dipilih,” katanya.Disinggung berapa lama KPUD akan memberikan sosialisasi kepada para napi maupun tahanan, Lilik mengungkapkan, pihaknya belum bisa memberikan jawaban pasti. Tetapi yang jelas, sekali dilakukan sosialisasi pun para napi sudah bisa memahami. Karena bukan baru sekali mereka mengikuti pemilu tetapi sudah beberapa kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyangkut para caleg yang mendatangi Lapas Meruake untuk melakukan kampanye, Lilik menegaskan, selama ini tidak ada dan baik kampanye terbuka maupun tertutup tidak diizinkan. “Jadi, selama ini tidak ada ada caleg yang datang untuk mengkampanyekan diri di lembaga sekaligus meminta napi maupun tahanan untuk memilih mereka," tutupnya. (drie/Merauke)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Tabloid Jubi&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/jelang-pemilu-tahanan-dan-napi-lapas.html"&gt;http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/jelang-pemilu-tahanan-dan-napi-lapas.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-7503699105936258557?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/jelang-pemilu-tahanan-dan-napi-lapas.html' title='Jelang Pemilu, Tahanan dan Napi Lapas Merauke Didata'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/7503699105936258557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/jelang-pemilu-tahanan-dan-napi-lapas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/7503699105936258557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/7503699105936258557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/jelang-pemilu-tahanan-dan-napi-lapas.html' title='Jelang Pemilu, Tahanan dan Napi Lapas Merauke Didata'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SajQaU86vHI/AAAAAAAAASc/78P7UMhQutU/s72-c/Pemilihan+umum+2009+papua.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-2096185196663180384</id><published>2009-02-21T01:55:00.001+09:00</published><updated>2009-03-11T02:01:40.481+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Berkreasi dan Menghasilkan Selama di Penjara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/Sbacl0ugTAI/AAAAAAAAATs/xhXXyE_UAvU/s1600-h/DSC00110.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/Sbacl0ugTAI/AAAAAAAAATs/xhXXyE_UAvU/s200/DSC00110.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311604984152869890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kontributor: Cr-44/Papos&lt;br /&gt;Rabu, 18 Februari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama kepemimpinan Lilik Sujandi, B.CiK sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Merauke, para Narapidana boleh tersenyum dan bernapas lega. Pasalnya, mereka diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkreasi dan mengerjakan sesuatu hal yang bermanfaat. Inilah laporannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai kegiatan positif dilakukan para Narapidana di Lapas Merauke, mulai dari membuat meubelar, memperbaiki alat-alat elektronik sampai dengan kerajinan menyulam dan kegiatan lain yang bermanfaat. Dengan kesibukan para Napi tersebut, mereka pun merasa hidupnya lebih baik tanpa beban mengakhiri masa tahanan di Lapas. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun dengan pola pembinaan yang diterapkan Lilik Sujandi ini patut diacungi jempol, karena tahanan maupun Narapidana ketika keluar dari lembaga, kelak mendapatkan ilmu dan menjadi mandiri. Malam itu, tepatnya Selasa (10/2) sekitar&lt;br /&gt;pukul 19.00 WIT, dari 10 Narapidana yang menghuni Lapas Merauke, tiga Napi lain yang berada di stan pameran yang digelar beberapa waktu lalu di lapangan Hasanab Sai Lapas Merauke, untuk menawarkan hasil karya mereka yang&lt;br /&gt;dikerjakan selama berada didalam Lapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang Napi perempuan, Lina (25) tahun yang di temui disela-sela kesibukannya menuturkan, mereka sangat bersyukur dengan kepemimpinan Kalapas Merauke karena telah memberikan kesempatan kepada para napi untuk berkreasi. Terus terang, kami baru merasakan beberapa bulan terakhir setelah Pak Lilik menjadi Kalapas Merauke, kami sangat berterima kasih atas pola pembinaan yang diterapkan di Lapas Merauke ini, ujarnya kepada Papua Pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lina mengaku, selama dirinya berada di Lapas berbagai kerajinan telah dikerjakan seperti, membuat pita rambut, tas, keripik dan beberapa usaha lain. Hasil kerajinan itu, dijual kepada sesama tahanan maupun Narapidana lain maupun pegawai sipir. Hasil atau keuntungan yang didapatkan, cukup lumayan untuk dijadikan modal untuk lebih mengembangkan usaha yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanyakan dari mana memperoleh modal yang digunakan untuk mengembangkan beberapa usaha itu, Lina mengaku dirinya tidak tahu, tetapi yang jelas, modal yang diberikan dari Lapas Merauke dipergunakan dengan baik. “Kami hanya bekerja sesuai dengan bidang atau keahlian masing-masing, apa yang dihasilkan mendapat respon serta dukungan begitu baik dari Kalapas Merauke, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pun berjanji setelah keluar dari Lapas Merauke, akan pulang ke kampung halaman untuk mengembangkan ilmu yang telah didapatkan. Menurutnya, selama di Lapas Merauke banyak keuntungan yang didapatkan, pengalaman itulah yang akan ditunjukan kepada masyarakat ketika keluar nanti.**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://papuapos.com/index2.php?option=com_content&amp;amp;do_pdf=1&amp;amp;id=2705&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-2096185196663180384?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://papuapos.com/index2.php?option=com_content&amp;do_pdf=1&amp;id=2705http://papuapos.com/index2.php?option=com_content&amp;do_pdf=1&amp;id=2705http://papuapos.com/index2.php?option=com_content&amp;do_pdf=1&amp;id=2705' title='Berkreasi dan Menghasilkan Selama di Penjara'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/2096185196663180384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/berkreasi-dan-menghasilkan-selama-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2096185196663180384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2096185196663180384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/berkreasi-dan-menghasilkan-selama-di.html' title='Berkreasi dan Menghasilkan Selama di Penjara'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/Sbacl0ugTAI/AAAAAAAAATs/xhXXyE_UAvU/s72-c/DSC00110.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-1810048745115629773</id><published>2009-02-10T20:28:00.000+09:00</published><updated>2009-02-10T20:29:33.620+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>5 WNA Australia Diberi Perhatian Khusus</title><content type='html'>Di Posting : Ghoes Green Pada : 2/09/2009 02:42:00 PM . Monday, 9 February 2009&lt;br /&gt;Labels: Seputar kota Merauke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Merauke memberikan perhatian khusus terhadap kelima WNA Australia yang sejak 15 Januari lalu diputus melanggar hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diakui Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Merauke Lilik Sujandi ketika dijumpai di ruang kerjanya kemarin (6/2). Dalam hal pola hidup, pihak Lapas memberikan kebebasan pada keluarga terdakwa untuk mengirimkan makanan sesuai kebiasaan mereka. Begitu pula dengan fasilitas komunikasi, kelima terdakwa diperkenankan untuk menerima telephone dari sanak keluarganya di Australia.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini yang tidak diberikan kepada napi lain dengan pertimbangan kemanusiaan, apalagi ada seorang terdakwa yang anaknya mengalami musibah sehingga diperkenankan untuk terus berkomunikasi,” kata Lilik. Meski demikian, pengawasan terhadap komunikasi kelima terdakwa yang menggunakan bahasa asing tetap dilakukan oleh petugas Lapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai pembinaan LAPAS terhadap kelima WNA Australia itu, Lilik mengatakan dengan status mereka yang masih tahanan itu, pihak LAPAS belum memiliki kewenangan penuh untuk melakukan pembinaan, terkecuali dengan kesadaran sendiri kelima WNA tersebut ingin melakukan kegiatan dan program pembinaan. “Saat ini kelima WNA tersebut tengah kami berdayakan untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada Napi lainnya sambil menunggu kepastian pidananya,” jelas Lilik. (drie/Merauke)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Tabloid Jubi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/5-wna-australia-diberi-perhatian-khusus.html"&gt;http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/5-wna-australia-diberi-perhatian-khusus.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-1810048745115629773?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/1810048745115629773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/5-wna-australia-diberi-perhatian-khusus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1810048745115629773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1810048745115629773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/5-wna-australia-diberi-perhatian-khusus.html' title='5 WNA Australia Diberi Perhatian Khusus'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-3249738691059991161</id><published>2009-02-10T20:26:00.001+09:00</published><updated>2009-02-28T15:02:31.760+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Karnaval, Masyarakat Kota Merauke Tumpah Ruah, Memeriahkan Hari Jadi Kota Merauke ke-107</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SajTZGJFrzI/AAAAAAAAASk/wR9ny5PfUU4/s1600-h/Aplikasi++pelaksanaan+Sistim+Pemasyarakatan+yang+ditampillkan+Lapas+Merauke+(23).jpg"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 184px; FLOAT: left; HEIGHT: 129px; CURSOR: hand" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307724588955053874" border="0" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SajTZGJFrzI/AAAAAAAAASk/wR9ny5PfUU4/s200/Aplikasi++pelaksanaan+Sistim+Pemasyarakatan+yang+ditampillkan+Lapas+Merauke+(23).jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Monday, 9 February 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Posting : Ghoes Green Pada : 2/09/2009 04:12:00 PM . Monday, 9 February 2009&lt;br /&gt;Labels: Berita Merauke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memeriahkan Hari Jadi Kota Merauke ke-107, masyarakat Kota Merauke dan sekitarnya tumpah ruah di sepanjang Jalan Raya Mandala dan Jalan Ahmad Yani menyaksikan langsung Karnaval yang diikuti 86 peserta, Sabtu (7/2).&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir seluruh etnis mulai dari Sabang sampai Merauke yang ada di Kabupaten Merauke, ikut serta dalam Karnaval yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIT, itu. Selain menggunakan pakaian adat dan tarian daerah masing-masing, beberapa diantaranya menampilkan rumah adat mereka seperti rumah adat Minangkabau, rumah adat Batak, rumah adat Toraja, rumah adat dari Sultra yang berbentuk panggung dan bentuk dekorasi pelaminan perkawinan ala KKSS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ketinggalan pula Etnis Kei menampilkan tarian adat mereka yang cukup memukau dan merupakan barisan terpanjang dalam Karnaval yang berlangsung sampai sekitar pukul 18.00 WIT. Selain itu, para narapidana yang selama ini terkungkung di dalam penjara, pada Karnaval itu juga ambil bagian. Ini merupakan keikutsertaan para Narapidana LP Merauke yang berstatus assimilasi dengan berbagai perubahan mendasar yang dilakukan oleh Kalapas Lilik Sujandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain barisan etnis, tampil pula dari satuan TNI/Polri, Lantamal XI, Korem 174/ATW, Yonif 755 dan Lanud Merauke. Tak ketinggalan, barisan pramuka, drum band dari SMA YPPK Yos Sudarso, SD Budi Mulia, SD YPPK Xaverius dan DDI Lampu Satu, perguruan tinggi swasta dan perbankan. Meski hujan deras dan angin kencang sempat mewarnai start Karnaval tersebut, namun tidak membuat Karnaval bubar tapi para peserta tetap bersemangat. Itu karena dari setiap peserta masing-masing membawa spanduk yang isinya mendukung dan siap menyambut hadirnya Provinsi Papua Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekda Umar Ary Karim, S.Sos, MM, ketika melepas kegiatan itu mengungkapkan, kegiatan pawai ini merupakan sarana untuk mempererat persatuan dan persaudaraan sebagai satu anak bangsa. Sebab, meski adat dan budaya berbeda namun tetap satu yakni Bangsa Indonesia.(ulo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Cenderawasih Pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/karnaval-masyarakat-kota-merauke-tumpah.html"&gt;http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/karnaval-masyarakat-kota-merauke-tumpah.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-3249738691059991161?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/karnaval-masyarakat-kota-merauke-tumpah.html' title='Karnaval, Masyarakat Kota Merauke Tumpah Ruah, Memeriahkan Hari Jadi Kota Merauke ke-107'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/3249738691059991161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/karnaval-masyarakat-kota-merauke-tumpah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3249738691059991161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3249738691059991161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/karnaval-masyarakat-kota-merauke-tumpah.html' title='Karnaval, Masyarakat Kota Merauke Tumpah Ruah, Memeriahkan Hari Jadi Kota Merauke ke-107'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SajTZGJFrzI/AAAAAAAAASk/wR9ny5PfUU4/s72-c/Aplikasi++pelaksanaan+Sistim+Pemasyarakatan+yang+ditampillkan+Lapas+Merauke+(23).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-1211449250185252150</id><published>2009-02-10T20:23:00.001+09:00</published><updated>2009-02-10T20:26:24.344+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Dua Odha LAPAS Merauke Terus Ditangani Intensif</title><content type='html'>Monday, 9 February 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Posting : Ghoes Green Pada : 2/09/2009 02:29:00 PM . Monday, 9 February 2009&lt;br /&gt;Labels: Seputar kota Merauke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan terhadap 2 Pengidap HIV dan AIDS yang berstatus Napi terus dilakukan oleh pihak LAPAS Merauke. Pengobatan juga diberikan bersama Pokja RSUD Merauke, demikian halnya dengan status kedua Odha tetap dijamin kerahasiaannya oleh pihak LAPAS .&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu diungkapkan oleh petugas kesehatan LAPAS Merauke Yustinus Samuel ketika dikonfirmasi diruang kerjanya (6/2). “Kerahasiaan 2 odha tersebut tetap dijaga, kecuali mereka sendiri yang membuka status terhadap napi lainnya,” tutur Samuel.Mengenai penanganan terhadap kedua odha tersebut, Samuel mengaku telah melakukan sejumlah koordinasi dengan berbagai pihak, diantaranya Pokja RSUD Merauke dan BPKM Yasanto yang bertindak dalam melakukan VCT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap kondisi kedua odha, Samuel mengungkapkan bahwa saat ini mereka dalam kondisi yang cukup baik. Meskipun demikian, pernah terjadi seorang odha mengalami drop dan segera ditangani sehingga dapat tertolong hidupnya. “Saat ini keduanya telah mendapatkan ARV dan selalu diawasi dalam pemenuhan gizinya,” kata Samuel.Perlakuan petugas terhadap kedua odha menurutnya tidak ada pembedaan, tidak pula didiskriminasi. Mereka tetap dibiarkan membaur dengan napi lainnya termasuk tempat tidur mereka tetap digabung menjadi satu dengan napi lainnya. (drie/Merauke)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Tabloid Jubi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/dua-odha-lapas-merauke-terus-ditangani.html"&gt;http://cafeinbuti.blogspot.com/2009/02/dua-odha-lapas-merauke-terus-ditangani.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-1211449250185252150?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/1211449250185252150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/dua-odha-lapas-merauke-terus-ditangani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1211449250185252150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1211449250185252150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/02/dua-odha-lapas-merauke-terus-ditangani.html' title='Dua Odha LAPAS Merauke Terus Ditangani Intensif'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-5806536293151140825</id><published>2009-01-18T10:57:00.000+09:00</published><updated>2009-01-18T10:58:20.486+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Warga Australia Terpidana dalam Kondisi Baik</title><content type='html'>Merauke, 16/1 (ANTARA) - Warga negara Australia di Lembaga Pemasyarakatan Merauke, setelah divonis hukuman penjara oleh Pengadilan Negeri Merauke, mengaku kondisi mereka baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karen Burke, salah seorang dari lima warga Australia itu kepada ANTARA di LP Merauke, Sabtu mengaku kondisinya dalam keadaan baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I am fine," kata Karen Burke, salah seorang dari lima warga Australis terpidana itu, kepada ANTARA, Sabut. Ia berada satu sel dengan Vera Scott Bloxom.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyatakan diri baik-baik saja, Karen yang mengenakan daster berwarna kuning segera kembali ke dalam sel setelah mengetahuiyang menyapanya wartawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Lembaga Pemasyarakatan Merauke Lilik Sujandi mengungkapkan kelima warga Australia itu membaur dengan para tahanan dan narapidana lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari pantauan kami, mereka sudah mulai saling mengenal dengan para tahanan lainnya," kata Lilik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima warga Australia itu mendekam di LP setelah dijatuhi hukuman penjara oleh majelis hakim PN Merauke, Kamis lalu setelah terbukti memasuki wilayah Indonesia (Merauke) secara ilegal dengan menggunakan pesawat kecil jenis V-68.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat dari mereka yuakni Karen Burke, Vera Scott Bloxom, Hobert Hofer dan Keith Rowald Mortimer masing-masing dikenai hukuman dua tahun penjara dan denda Rp25 juta, sedangkan satunya lagi, Hendry Scott Bloxom, pilot pesawat itu, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp50 juta. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;COPYRIGHT © 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.antara.co.id/arc/2009/1/17/warga-australia-terpidana-dalam-kondisi-baik/"&gt;http://www.antara.co.id/arc/2009/1/17/warga-australia-terpidana-dalam-kondisi-baik/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-5806536293151140825?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.antara.co.id/arc/2009/1/17/warga-australia-terpidana-dalam-kondisi-baik/' title='Warga Australia Terpidana dalam Kondisi Baik'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/5806536293151140825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/01/warga-australia-terpidana-dalam-kondisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5806536293151140825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5806536293151140825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/01/warga-australia-terpidana-dalam-kondisi.html' title='Warga Australia Terpidana dalam Kondisi Baik'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-8573390120399200458</id><published>2009-01-18T10:43:00.000+09:00</published><updated>2009-01-18T10:45:02.615+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Lima WN Australia Masuk LP Merauke</title><content type='html'>Merauke - Lima warga negara Australia yang Kamis siang diputus dengan putusan berbeda di PN Merauke sekitar pukul 18.45 WIT dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan ANTARA News dari Merauke melaporkan, ke lima WN Australia itu dijemput pihak kejaksaan negeri Merauke ke kawasan Sringgu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penasehat hukum kelima WN Australia Efraim sempat menolak eksekusi itu bahkan tetap enggan menandatangani berita acara penyerahan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, kelima WN Australia yang didampingi staf dari Kedubes Australia itu dengan rela memasuki mobil tahanan milik kejaksaan dengan membawa beberapa barang pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setibanya di LP Merauke, barang bawaan kelima WN Australia itu diperiksa petugas LP Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala LP Merauke Lilik Sujandi mengakui, tidak ada perlakuan khusus kecuali kamar yang terpisah dari para tahanan dan narapidana lainnya mengingat mereka orang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang kami berikan itu sesuai ketentuan yang berlaku apalagi saat ini status mereka baru sebagai tahanan," kata Kepala Lapas Merauke Lilik Sujandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima WN Australia itu yakni Vera Scott Bloxom, Karen Burke, Keit Rowald Mortimer dan Hubert Hufer masing masing dihukum dua tahun penjara oleh PN Merauke karena terbukti melanggar keimigrasian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pilot Hendry Scott Bloxom yang membawa keempat WN Australia dituntut tiga tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cybermq.com/index.php?risalahmq/detail/1/21836/risalahmq-21836.html"&gt;http://www.cybermq.com/index.php?risalahmq/detail/1/21836/risalahmq-21836.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-8573390120399200458?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.cybermq.com/index.php?risalahmq/detail/1/21836/risalahmq-21836.html' title='Lima WN Australia Masuk LP Merauke'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/8573390120399200458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/01/lima-wn-australia-masuk-lp-merauke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8573390120399200458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8573390120399200458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/01/lima-wn-australia-masuk-lp-merauke.html' title='Lima WN Australia Masuk LP Merauke'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-4271770314917210104</id><published>2009-01-05T16:37:00.002+09:00</published><updated>2009-01-05T16:41:02.192+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke (Bag-1)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SWG5bOMw76I/AAAAAAAAANE/pSNuO6x3mTk/s1600-h/Pekan+Natal+2008+di+Lapas+Merauke+(35).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287711314828914594" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 108px; CURSOR: hand; HEIGHT: 139px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SWG5bOMw76I/AAAAAAAAANE/pSNuO6x3mTk/s200/Pekan+Natal+2008+di+Lapas+Merauke+(35).jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Harus Lewati 3 Pintu, Dilengkapi Tempat Ibadah dan Lapangan Voli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat (2/1), kemarin, Cenderawasih Pos berkesempatan jalan-jalan ke Lapas Klas IIB Merauke untuk melihat secara langsung aktivitas para penghuni Lapas Merauke tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan: Yulius Sulo, Merauke&lt;br /&gt;------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Pagi itu, sekitar pukul 10.00 WIT, Cenderawasih Pos memasuki pintu depan Lapas Merauke yang tidak dalam kondisi tertutup. Di halaman Kantor Lapas Merauke itu, terlihat sejumlah Narapidana (Napi) sedang membersihkan dan ada juga yang sedang mengangkat batu merah atau batu bata dengan menggunakan lori-lori dan memasukannya ke bagian dalam dimana para penghuni Lapas itu berada. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah nama dicatat dan diberi ID sebagai tamu oleh petugas Lapas dan mendapat izin dari Kalapas Merauke, Lilik Sujandi, Cenderawasih Pos kemudian diantar oleh salah seorang petugas Lapas. Tapi untuk bisa masuk ke dalam, harus melewati lagi 3 pintu. 2 pintu di bagian dalam yang merupakan gedung kantor yang selalu tertutup dan baru dibuka oleh petugas jika sudah mendapat izin. Sedangkan 1 pintu terakhir yang merupakan pagar keliling dari penjara itu, tampak selalu terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Lapas itu sendiri, terdapat sebuah lapangan terbuka yang dikelilingi bangunan Lapas. Di tengah lapangan, terdapat 2 bangunan ibadah, gereja dan mesjid termasuk sebuah sumur. Ada pula, lapangan untuk bola voli dengan net yang terpasang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah penghuni Lapas tampak sedang memasang batu bata, mengangkat campuran maupun air. Lainnya sedang bermain bola voli. Ada pula yang sedang latihan band di aula Lapas. ''Mereka terlambat kerja karena tadi ada pembinaan rohani,''kata petugas Lapas yang mengantar Cenderawasih Pos memberi komentar. Tampak lapangan tersebut mulai ditata rapi. Pinggir dari lapangan itu telah dipasangi batu merah, termasuk bagian tengah mulai dari pintu terakhir. ''Lapangan ini rencananya akan dipasang batu blok,'' lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irenus Otu (52) yang telah mendekam selama 1 tahun lebih di dalam penjara tersebut mengaku sangat merasakan perbedaan pembinaan yang diberikan dan diterima selama Kalapas baru Lilik Sujandi dengan Kalapas sebelumnya. ''Kalapas yang sekarang ini benar-benar memberikan perhatian kepada kami,''jelas Irenus. Terutama yang sangat dirasakan oleh Irenus adalah menyangkut pembinaan bagi yang sudah memasuki assimilasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kami tidak hanya dapat kerja, tapi juga dapat uang dari hasil kerja itu, sehingga keluarga kami yang ditinggalkan di rumah bisa dapat uang, meski itu tidak besar, tapi sangat membantu keluarga kami,''jelas Irenus. Juga ada pelatihan pertukangan dari BLK meski hanya 1 bulan tapi manfaatnya sangat dirasakan oleh para penghuni Lapas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga ada program paket belajar yang sedang dilaksanakan. Begitu pula pembinaan mental dan rohani sekarang ini sudah cukup bagus dan lancar. Jika sebelumnya, pembinaan mental dan rohani jarang dilakukan, menurut Irenus, kegiatan ibadah bagi yang Kristiana lancar dilakukan setiap hari. Bahkan, setiap malam dari satu kamar ke kamar berbeda diadakan ibadah bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jika dulu orang dari luar jarang memberikan pelayanan sekarang hampir tiap hari ada yang masuk,''jelasnya. Tak heran, dalam lembaga tersebut, para penghuni yang beragama Nasrani membentuk satu satu kelompok doa. ''Kami ibadahnya secara oikumene, tidak ada yang khusus untuk Katolik atau Protestan,''jelasnya. (bersambung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://cenderawasihpos.com/detail.php?id=23039&amp;amp;ses=&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-4271770314917210104?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cenderawasihpos.com/detail.php?id=23039&amp;ses=' title='Mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke (Bag-1)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/4271770314917210104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/01/mengunjungi-lembaga-pemasyarakatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/4271770314917210104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/4271770314917210104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2009/01/mengunjungi-lembaga-pemasyarakatan.html' title='Mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke (Bag-1)'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SWG5bOMw76I/AAAAAAAAANE/pSNuO6x3mTk/s72-c/Pekan+Natal+2008+di+Lapas+Merauke+(35).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-3785877252402826946</id><published>2008-12-23T22:15:00.001+09:00</published><updated>2008-12-23T22:20:01.725+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>154 Napi LP Merauke Terimisi Remisi Natal</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SVDlYluM4jI/AAAAAAAAAME/RvZ4dVLzasM/s1600-h/2CX98CAZ87BSICA2X12JXCAJVAGXBCAZ9NWG8CADEHV43CAYIAPVICA01ZISKCASIRV71CA7N3OUJCACS0VTSCAL8HD59CA89TGUZCAYF3KHYCAAQ7CU1CAO6AD0YCAXIY78PCA1EBJE1CAKNSHRQCAB6M534.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282974573511107122" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 116px; CURSOR: hand; HEIGHT: 151px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SVDlYluM4jI/AAAAAAAAAME/RvZ4dVLzasM/s200/2CX98CAZ87BSICA2X12JXCAJVAGXBCAZ9NWG8CADEHV43CAYIAPVICA01ZISKCASIRV71CA7N3OUJCACS0VTSCAL8HD59CA89TGUZCAYF3KHYCAAQ7CU1CAO6AD0YCAXIY78PCA1EBJE1CAKNSHRQCAB6M534.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lima Diantaranya Langsung Bebas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MERAUKE- Sebanyak 154 Narapidana (Nnapi) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas IIB Merauke akan mendapatkan kado Natal berupa remisi atau pengurangan masa pidana. Remisi Khusus (RK) bagi 154 penghuni LP yang merayakan Natal 2008 tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Hum dan HAM RI No W19.PK.01.01.02-136 tertanggal 17 Desember 2008 tentang pemberian remisi khusus Natal 2008 yang diterima Lapas Merauke. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalapas Merauke Lilik Sujandi mengatakan, dari 154 yang mendapatkan remisi khusus itu, 139 memperoleh RK I, 5 mendapatkan RK II dan 10 RKB. Secara rinci disebutkan, khusus RK I, satu diantaranya memperoleh pengurangan pidana selama 2 bulan, 15 orang mendapatkan pengurangan 1 bulan 15 hari, 36 orang memperoleh pengurangan 1 bulan sedangkan 87 diantaranya mendapatkan remisi selama 15 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara 5 yang tercatat mendapatkan RK II akan langsung menghirup udara bebas bertepatan pada perayaan Natal 25 Desember nanti setelah masing-masing mendapatkan pengurangan pidana selama 15 hari. Sedangkan 10 Napi yang mendapatkan remisi khusus bersyarat, akan diberikan setelah pihaknya mendapatkan salinan vonis atau putusan dari Pengadilan Negeri Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ke-10 Napi itu sudah divonis bersalah di PN Merauke, cuma karena salinan putusannya belum kami terima. Namun setelah kami terima barulah disampaikan ke Kanwil,"terang mantan Kepala Pengamanan Lapas Cipinang Jakarta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung salah seorang Napi LP Merauke yang mendapatkan hukuman seumur hidup, Kalapas mengungkapkan, untuk Napi tersebut tidak mendapatkan remisi, namun setelah yang bersangkutan menjalani pidana selama 5 tahun maka bisa diusulkan remisi perubahan pidana dari seumur hidup kepada pidana sementara atau putusan 20 tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pengusulan perubahan itu dapat dilakukan apabila yang bersangkutan menunjukkan perubahan sikap dan berperilaku yang baik serta tidak berusaha kabur dari penjara. Terkait dengan pemberian remisi khusus bagi yang merayakan Natal tersebut, Kalapas Lilik Sujandi mengharapkan agar diterima dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan, bertekad dan berjanji dalam hati untuk lebih berbuat baik lagi. Sebab, remisi tersebut suatu saat akan dicabut kembali apalabila dalam perjalanannya ternyata yang bersangkutan melakukan hal-hal yang melanggar aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, Lapas Merauke menampung 251 Napi, 62 diantaranya berstatus tahanan titipan sedangkan 189 berstatus Napi. (ulo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=22815"&gt;http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=22815&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-3785877252402826946?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=22815' title='154 Napi LP Merauke Terimisi Remisi Natal'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/3785877252402826946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/12/154-napi-lp-merauke-terimisi-remisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3785877252402826946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3785877252402826946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/12/154-napi-lp-merauke-terimisi-remisi.html' title='154 Napi LP Merauke Terimisi Remisi Natal'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SVDlYluM4jI/AAAAAAAAAME/RvZ4dVLzasM/s72-c/2CX98CAZ87BSICA2X12JXCAJVAGXBCAZ9NWG8CADEHV43CAYIAPVICA01ZISKCASIRV71CA7N3OUJCACS0VTSCAL8HD59CA89TGUZCAYF3KHYCAAQ7CU1CAO6AD0YCAXIY78PCA1EBJE1CAKNSHRQCAB6M534.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-1829366072860120107</id><published>2008-12-23T12:50:00.001+09:00</published><updated>2008-12-31T12:54:53.891+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>87 Penghuni Lapas Merauke Ikuti PKBM</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SVrs6yCu34I/AAAAAAAAAMk/w4kJO8UnHkM/s1600-h/DSC08763.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285797607282499458" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SVrs6yCu34I/AAAAAAAAAMk/w4kJO8UnHkM/s200/DSC08763.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;MERAUKE-Jika tahun-tahun sebelumnya, penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke tidak mempunyai kreativitas atas kegiatan di balik tembok penjara setinggi 5 meter, maka saat ini berbagai kegiatan mulai dilaksanakan di sana misalnya saat ini dibuka Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Lapas Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk PKBM ini kami masih menunggu akta pendirian melalui notaris,"kata Kalapas Merauke Lilik Sujandi, ketika ditemui, kemarin. Kendati demikian, lanjut Kalapas, proses belajar mengajar sudah dimulai sejak 13 Desember lalu. Untuk PKBM tersebut, telah dibuka kelas pemberantasan buta aksara atau buta huruf.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sekarang yang ikut jumlahnya 15 orang dan masih ada yang mendaftar untuk ikut kegiatan ini,'' jelasnya. Selain pemberantasan buta aksara, lanjut dia, pihaknya juga membuka paket A setara SD, paket B setara SMP dan paket C setara SMA. Untuk paket A pesertanya 37 orang, paket B 20 orang dan paket C 15 orang. Untuk mensukseskan program tersebut, Lapas Merauke bekerja sama dengan Subdin Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pemuda Olahraga dan Pendidikan Luar Sekolah Kabupaten Merauke dengan memanfaatkan 5 tenaga pendidik dari luar Lapas, 4 pegawai Lapas dan 5 Narapidana yang memiliki kemampuan mengajar sebagai asisten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kalapas, dengan program tersebut diharapkan setelah keluar atau bebas dari lembaga para narapidana sudah bisa membaca dan menghitung bagi yang masih buta aksara, memiliki ijasah baik paket A, B dan C karena sebelumnya putus sekolah di tengah jalan. ''Tapi program ini, bukan ijasahnya yang mereka kejar tapi ilmu dan pengetahuan karena dengan demikian diharapkan nantinya mereka sebelum melakukan sesuatu sudah memikirkan baik buruknya,"jelas Kalapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Tadius Seltit dan Paskalis Kanamai yang ditemui disela-sela mengikuti paket B mengaku sangat senang dan sangat mendukung program Lapas Merauke tersebut. Tadius Seltit yang harus keluar dari kelas III SMP karena pengaruh lingkungannya saat itu mengaku akan memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya. Begitu pula bagi Paskalis Kanamai yang harus keluar dari kelas I SMP Yapis Merauke akibat jarak yang ditempuhnya saat itu terlalu jauh juga akan menggunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin. (ulo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cenderawasihpos.com/detail.php?id=22813&amp;amp;ses"&gt;http://cenderawasihpos.com/detail.php?id=22813&amp;amp;ses&lt;/a&gt;=&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-1829366072860120107?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cenderawasihpos.com/detail.php?id=22813&amp;ses=' title='87 Penghuni Lapas Merauke Ikuti PKBM'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/1829366072860120107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/12/87-penghuni-lapas-merauke-ikuti-pkbm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1829366072860120107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1829366072860120107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/12/87-penghuni-lapas-merauke-ikuti-pkbm.html' title='87 Penghuni Lapas Merauke Ikuti PKBM'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SVrs6yCu34I/AAAAAAAAAMk/w4kJO8UnHkM/s72-c/DSC08763.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-4799893187703607475</id><published>2008-12-06T02:12:00.002+09:00</published><updated>2008-12-06T02:20:42.798+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Tidak Kenal Lelah dan Upah Duniawi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/STli1xxmt8I/AAAAAAAAALU/KLioVaEDzbE/s1600-h/transparent2.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 1px; height: 1px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/STli1xxmt8I/AAAAAAAAALU/KLioVaEDzbE/s200/transparent2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276357114475231170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pemberkatan Gereja Katedral Merauke dan Peringatan Santo Fransiskus Xaverius&lt;br /&gt;MERAUKE- Setelah dilakukan renovasi selama kurang lebih 6 bulan, Gereja Katedral Merauke yang berada di Jalan Raya Mandala, diberkati, Rabu (3/12), kemarin sore. Prosesi pemberkatan itu dipimpin langsung Uskup Agung Merauke, Mgr Nicolaus Ady Seputra, MSC dan dihadiri sejumlah pastor. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir pula sejumlah narapidana LP Merauke yang telah berstatus assimilasi dan umat Paroki Katedral Merauke. Kehadiran sejumlah narapidana berstatus assimilasi tersebut atas undangan umat Paroki Katedral Merauke, karena selama kurang lebih 2 bulan ikut berpartisipasi langsung bekerja melakukan renovasi gereja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberkatan Gereja Katedral itu dilakukan bertepatan dengan Peringatan Santo Fransiskus Xaverius yang merupakan pelindung dari paroki tersebut. Uskup Nicolaus Ady Seputra dalam renungannya, menguraikan tentang perjalanan misi yang dilakukan oleh Santo Fransiskus Xaverius dalam memberitakan keselamatan yang dimulai dari India, Ambon, Ternate, Jepang sampai ke daratan China yang tidak mengenal lelah dan upah duniawi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orangnya cemerlang dan suka melayani serta dia bekerja tanpa upah karena Tuhan sendiri yang mempunyai pekerjaan itu dan menyediakan semuanya,"kata Uskup Nicolaus. &lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua Panitia HW Sanjaya, yang juga Ketua Paroki Katedral Merauke mengungkapkan, renovasi tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 1,286 miliar yang bersumber dari donatur dan umat Paroki Katedral. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya dana yang digunakan dalam renovasi ini, lanjut dia, karena hampir seluruhnya dilakukan pergantian setelah 15 tahun digunakan, meliputi pergantian atap, pengecatan, pergantian plafon, pergantian tegel, pergantian lampu, pergantian instalasi listrik dan pergantian papan nama serta pembangunan patung pelindung Paroki, St Fransiskus Xaverius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai rencana awal, renovasi tersebut akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 625 juta lebih, namun dalam perjalanannya ternyata biayanya meningkat 2 kali lipat. "Saat itu umat sempat pesimis sumber pendanaan, tapi puji Tuhan atas partisipasi dan dukungan dari donatur dan seluruh umat, semuanya itu bisa terkumpul. Dan ini Tuhan yang bekerja," katanya. (ulo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=22172&amp;ses=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-4799893187703607475?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=22172&amp;ses=' title='Tidak Kenal Lelah dan Upah Duniawi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/4799893187703607475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/12/tidak-kenal-lelah-dan-upah-duniawi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/4799893187703607475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/4799893187703607475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/12/tidak-kenal-lelah-dan-upah-duniawi.html' title='Tidak Kenal Lelah dan Upah Duniawi'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/STli1xxmt8I/AAAAAAAAALU/KLioVaEDzbE/s72-c/transparent2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-5898669328517244272</id><published>2008-10-26T14:56:00.003+09:00</published><updated>2008-10-26T23:22:21.078+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Lapas Merauke Buka Reparasi Elektronik</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SQQHRzqu-mI/AAAAAAAAAK0/tbJSr1MBMoQ/s1600-h/lintas.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261338267184200290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 123px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SQQHRzqu-mI/AAAAAAAAAK0/tbJSr1MBMoQ/s200/lintas.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke terus melakukan inovasi dalam rangka pembinaan para narapidana LP Merauke yang beralamat di Jalan Ermasu Merauke. Salah satunya dengan membuka reparasi elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memilih satu ruangan bangunan di depan kantor LP Merauke yang dinamai bengkel ELPAMA, 3 narapidana yang masuk dalam status Assimilasi masing-masing Saiful Khair (bertindak sebagai tehnisi), Gilang Iryanto dan Laurensius Yamlean siap memperbaiki setiap elektronik yang rusak mulai dari televisi, radio, computer, VCD, HP, printer dan barang-barang elektronik lainnya. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemui dibengkel mereka saat sedang mengutak-atik satu unit televisi yang sedang rusak, Saiful Khair mengaku senang dengan disediakannya bengkel untuk reparasi elektronik tersebut. ''Selain saya bisa membantu teman-teman untuk belajar masalah elektonik, juga sekaligus saya bisa kembangkan ilmu saya. Terus terang selama saya berada di sini, saya betul-betul ketinggalan jauh karena masalah elektonik itu terus berkembang,'' kata Saiful yang sebelumnya membuka usaha reparasi elektronik diAsgon, Distrik Assue Kabupaten Mappi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SQR8gKrJdfI/AAAAAAAAAK8/cFLN-IwDv90/s1600-h/DSC07818.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5261467156738569714" style="WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SQR8gKrJdfI/AAAAAAAAAK8/cFLN-IwDv90/s200/DSC07818.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Laurensius Yamlean mengaku sangat senang dengan disediakannya bengkel elektronik tersebut. Sebab menurut Laurensius, dirinya bisa belajar banyak bagaimana membongkar dan memperbaiki setiap barang elektronik yang rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau besok saya keluar, mungkin saya bisa buka usaha seperti ini. Setidaknya, saya bisa perbaiki barang-barang elektonik kalau modal tidak ada untuk buka usaha kecil-kecilan,'' katanya.(ulo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cenderawasihpos.com/lintas.php"&gt;http://www.cenderawasihpos.com/lintas.php&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-5898669328517244272?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/5898669328517244272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/10/lapas-merauke-buka-reparasi-elektronik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5898669328517244272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5898669328517244272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/10/lapas-merauke-buka-reparasi-elektronik.html' title='Lapas Merauke Buka Reparasi Elektronik'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SQQHRzqu-mI/AAAAAAAAAK0/tbJSr1MBMoQ/s72-c/lintas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-5888595605925377351</id><published>2008-10-26T02:32:00.003+09:00</published><updated>2008-10-26T02:33:50.160+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='external'/><title type='text'>Peta Kesehatan Penjara Indonesia 2008</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;                    From: &lt;a href="http://www.slideshare.net/sketchpowder/"&gt;sketchpowder&lt;/a&gt;, 1 month ago&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;div style="width:450px;text-align:left" id="__ss_589083"&gt;&lt;a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/sketchpowder/peta-kesehatan-penjara-indonesia-2008-presentation?type=document" title="Peta Kesehatan Penjara Indonesia 2008"&gt;Peta Kesehatan Penjara Indonesia 2008&lt;/a&gt;&lt;object style="margin:0px" width="450" height="300"&gt;&lt;param name="movie" value="http://static.slideshare.net/swf/ssplayerd.swf?doc=peta-kesehatan-penjara-2008-1220936255260169-9&amp;stripped_title=peta-kesehatan-penjara-indonesia-2008-presentation" /&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"/&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"/&gt;&lt;embed src="http://static.slideshare.net/swf/ssplayerd.swf?doc=peta-kesehatan-penjara-2008-1220936255260169-9&amp;stripped_title=peta-kesehatan-penjara-indonesia-2008-presentation" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="477" height="510"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="font-size:11px;font-family:tahoma,arial;height:26px;padding-top:2px;"&gt;View SlideShare &lt;a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/sketchpowder/peta-kesehatan-penjara-indonesia-2008-presentation?type=document" title="View Peta Kesehatan Penjara Indonesia 2008 on SlideShare"&gt;document&lt;/a&gt; or &lt;a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/upload?type=document"&gt;Upload&lt;/a&gt; your own. (tags: &lt;a style="text-decoration:underline;" href="http://slideshare.net/tag/kematian"&gt;kematian&lt;/a&gt; &lt;a style="text-decoration:underline;" href="http://slideshare.net/tag/narkoba"&gt;narkoba&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    Tulisan ini berisi tentang permasalahan kesehatan di dalam lapas/rutan berikut kebijakan dan sistem yang menggelayuti permasalahan tersebut. Kebijakan tertentu harus diambil oleh sektor-sektor terkait agar permasalahan ini dapat diselesaikan dari hulu ke hilir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                    &lt;a href="http://www.slideshare.net/sketchpowder/peta-kesehatan-penjara-indonesia-2008-presentation"&gt;SlideShare Link&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;                &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;            &lt;img style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" border=0 width=0 height=0 src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTIyNDk1NTQ3Mzc1MiZwdD*xMjI*OTU1NTM5NTk2JnA9MTAxOTEmZD*mbj1ibG9nZ2VyJmc9MSZ*PSZvPTE5YjNkODQxNjdlZDRiNGZhMjZhNTQ3NzQ*MDJlYjUy.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-5888595605925377351?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/5888595605925377351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/10/peta-kesehatan-penjara-indonesia-2008.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5888595605925377351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5888595605925377351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/10/peta-kesehatan-penjara-indonesia-2008.html' title='Peta Kesehatan Penjara Indonesia 2008'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-243734478992746353</id><published>2008-10-04T22:09:00.003+09:00</published><updated>2008-10-04T22:16:44.704+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Warga Lapas Diajak Untuk Selalu Dekatkan Diri Kepada Allah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SOdsMxXTBfI/AAAAAAAAAKs/q9htxgh95Dc/s1600-h/LINTAS1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SOdsMxXTBfI/AAAAAAAAAKs/q9htxgh95Dc/s200/LINTAS1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5253286457016255986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dari Salat Idul Fitri Bagi Warga Lapas di Merauke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MERAUKE - Warga Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke diajak untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon pengampunan-Nya atas segala kekeliruan, baik yang dilakukan secara disegaja maupun yang tidak disegaja. Sebab sebagai manusia biasa, setiap manusia pernah berbuat dosa. Dan hanya Allah yang penuh belas kasih akan selalu memberi pengampuan atas dosa di diperbuat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajakan tersebut disampaikan Ustad Wawan Gunawan, S.Ag saat bertindak sebagai Imam sekaligus Kathib pada perayaan Idul Fitri bagi warga LP Merauke di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, dengan berpuasa selama 1 bulan penuh lamanya berjuang melawan hawa nafsu, menghadang halan godaan setan, menutup rayu dan bujukannya, sehingga tidak sedikit yang harus dikorbankan guna mempertahankan keimaman dengan jalan menahan diri dari lapar dan dahaga, memejamkan mata dari pandangan yang di larang, menutup teliga dari pendegaran yang haram, menjaga dan memelihara lisan dari perkataan yang tak berguna. ‘’Semua ini kita lakukan untuk mengharapkan ampunan dan ridho Allah, maka pagi ini adalah kemenangan dan hari kegembiraan bagi Umat Islam yang berpuasa pada bulan Ramadhan,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, selama bulan puasa itu mungkin masih banyak yang belum diperbuat, dan mungkin masih banyak kesalahan-kesalahan yang dilakukan dan tidak sedikit kesempatan yang disia-saiakan. Karena itu, ia mengajak seluruh warga Lapas Merauke yang merayakan Idul Fitri itu untuk tidak menyia-yiakan hidup tapi sebaliknya selalu berbuat baik. Karena menurutnya, suatu saat Tuhan akan memanggil setiap umat-Nya dan meminta pertanggung jawabannya. ‘’Karena itu selagi kita masih hidup, mari kita berbhakti kepada Tuhan dan berbuat baik kepada kedua orang tua kita,’’ ajaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salat Idul Fitri diikuti 23 penghuni Lapas yang beragama Islam, keluarga dan petugas Lapas Merauke yang merayakan Idul Fitri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum perayaan Sholat Ied tersebut, Kalapas Merauke Lilik Sujandi, membacakan remisi bagi yang merayakan Idulfitri mulai dari remisi 15 hari, 1 bulan dan 1 bulan. Menurut Kalapas, dengan remisi ini terkandung makna rasa tanggung jawab hidup sebagai bagian dari keluarga, masyarakat maupun terhadap bangsa dan Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana Sholat Idul Fitri yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIT tersebut berlangsung khusuk dan penuh hikmad. Setelah sholat Idul Fitri, dilanjutkan dengan kunjungan dari keluarga para narapidana yang ada dalam lembaga tersebut. Kunjungan yang diperuntukan bagi keluarga dan masyarakat tersebut berjalan tertib dengan system pengambilan nomor dan antri. (ulo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.cenderawasihpos.com/lintas.php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-243734478992746353?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/243734478992746353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/10/warga-lapas-diajak-untuk-selalu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/243734478992746353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/243734478992746353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/10/warga-lapas-diajak-untuk-selalu.html' title='Warga Lapas Diajak Untuk Selalu Dekatkan Diri Kepada Allah'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SOdsMxXTBfI/AAAAAAAAAKs/q9htxgh95Dc/s72-c/LINTAS1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-2285382406472772779</id><published>2008-09-26T11:03:00.001+09:00</published><updated>2008-09-26T11:06:23.731+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Warga Lapas Dipersiapkan Olah Lahan Serapu</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNxDdCL_m6I/AAAAAAAAAKk/7eMCRMud4KY/s1600-h/bupatikalapas.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250145431689599906" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="90" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNxDdCL_m6I/AAAAAAAAAKk/7eMCRMud4KY/s200/bupatikalapas.jpg" width="158" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Laporan: Istya Sari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merauke,- Terkait dengan program asimilasi yang sedang dilaksanakan oleh Lapas Merauke maka kemarin diadakan rapat guna membahas hal tersebut. Rapat yang dipusatkan di Operation Room Kantor Bupati itu selain dihadiri oleh pihak Lapas juga hadir unsur Muspida dan beberapa instansi terkait di lingkup Pemda Merauke. Dalam kesempatan itu Asisten II Julius Noya BA menyampaikan, pertemuan digelar&lt;br /&gt;guna menindak lanjuti tentang pola pembinaan Lapas terhadap para napi. Sebab selama ini pembinaan cenderung hanya terfokus dalam lingkungan Lapas saja namun sekarang akan dicoba untuk dilakukan di luar lingkungan penjara.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikemukakan, selama ini para napi memang melakukan segala aktifitas berupa ketrampilan tangan dengan membuat mebel maupun mengolah tanah untuk ditanami sayuran, semua berlangsung di dalam lingkungan Lapas. Ada keinginan dari pihak Lapas sendiri agar mereka juga bisa dibina di luar sehingga tidak kelihatan hanya dibiarkan begitu saja berdiam diri di dalam. Para napi dalam hal ini ternyata dapat diberdayakan untuk mengolah lahan pertanian yang ada di daerah ini. Apalagi setelah melewati masa percobaan terkait dengan hal ini juga berlangsung dengan cukup baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Julius mengemukakan bahwa dengan upaya ini maka para narapidana tersebut pada akhirnya nanti dapat diterima oleh masyarakat tanpa harus dikucilkan. Adapun lahan pertanian yang akan menjadi sasaran aktivitas napi nanti adalah lahan di Serapu. Untuk itu perlu adanya dukungan dari pihak pemda dalam hal ketersediaan bibit, lahan maupun peralatan yang dibutuhkan. Sementara itu Bupati Merauke Drs.Johanes Gluba Gebze dalam arahannya mengatakan, melalui program kali ini diharapkan mampu memberi pembelajaran bagi tahanan sehingga ketika tiba masanya bebas diri mereka bisa diterima masyarakat tanpa harus dibayang-bayangi sebuah trauma yang menyebabkan adanya tindakan diintimidasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun mereka kemungkinan bisa juga menjadi seorang pioner ketika yang bersangkutan usai belajar. Pertemuan yang dilaksanakan kali ini guna mengkomunikasikan sebuah niat luhur untuk kembali memberikan mahkota kemanusiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang memiliki harga diri dan martabat yang mungkin telah terkupas oleh ‘kekeliruan’ dulu. Diharapkan mereka (napi-red)dapat memiliki jati diri dan martabat sebagai insan Allah yang produktif demi masa depan. “Mereka ditempa menjadi insan produktif yang sadar hukum dan sadar diri serta bisa diubah dari kondisi yang tidak memiliki apa-apa tapi punya ketrampilan sebagai bekal bersekutu kembali dengan komunitas lain,” ujar Bupati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://pasificpost.com/situs%20papuapos%20nabire/Scripts/19-09-08-Warga%20Lapas.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-2285382406472772779?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/2285382406472772779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/warga-lapas-dipersiapkan-olah-lahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2285382406472772779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2285382406472772779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/warga-lapas-dipersiapkan-olah-lahan.html' title='Warga Lapas Dipersiapkan Olah Lahan Serapu'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNxDdCL_m6I/AAAAAAAAAKk/7eMCRMud4KY/s72-c/bupatikalapas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-6748557295338596614</id><published>2008-09-21T15:20:00.001+09:00</published><updated>2008-09-23T15:26:14.641+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Dipindahkan Atas Permintaan Perusahaan Penjamin</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNiLzvvaCRI/AAAAAAAAAKc/Hj4svGNMrF8/s1600-h/LINTAS1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249099086805207314" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 143px; CURSOR: hand; HEIGHT: 87px" height="101" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNiLzvvaCRI/AAAAAAAAAKc/Hj4svGNMrF8/s200/LINTAS1.jpg" width="154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;MERAUKE- Teka-teki pemindahan 14 Narapidana Illegal Fishing berkewarganegaraan China dari Lapas Klas IIB Merauke ke Lapas Klas IIB Timika akhirnya terjawab sudah. Kalapas Merauke Lilik Sujandi, yang sebelumnya sulit ditemui wartawan dengan alasan sibuk, memberikan keterangan seputar pemindahan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pemindahan ini dilakukan atas permintaan dari perusahaan yang menjamin (penjamin) ke-14 narapidana tersebut yakni PT Dwi Karya Reksa Abadi. Alasan dari pihak perusahaan, kata Kalapas, untuk memudahkan melakukan koordinasi dengan para narapidana itu. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, pihak perusahaan bisa memanfaatkan tenaga mereka saat dalam status assimilasi dengan mempekerjakan ke perusahaan. ‘’Jadi itu bukan dari kita yang memindahkan mereka tapi dari pihak perusahaan penjamin yang meminta. Dan permintaannya telah disetujui oleh Kanwil Hum dan HAM Provinsi Papua,’’ kata mantan Kepala Pengamanan Lapas (KPL) Cipinang ini saat dihubungi lewat telpon&lt;br /&gt;selulernya, Sabtu (20/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung Kapasitas Lapas Merauke, Lilik Sujandi mengungkapkan, meski jumlah penghuni Lapas Merauke telah mencapai lebih dari 200 orang saat ini namun masih mampu menampung mereka. ‘’Tapi itu tadi, karena ada permintaan dari pihak penjamin dan mendapat persetujuan dari Kanwil. Kami hanya sifatnya merespon,’’ jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung apakah dapat dipekerjakan di perusahaan saat dalam status assimilasi sesuai alasan permintaan dari pihak penjamin, menurut Kalapas bisa saja, namun nantinya sudah merupakan wewenang dari Lapas Timika. ‘’Tapi saya tidak punya wewenang ke sana. Tergantung keputusan disana (Kalapas Timika,red),’’ tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Jumat (19/9) lalu 14 narapidana illegal fishing berkewarganegaraan China dipindahkan dari Lapas Merauke ke Lapas Timika dengan menggunakan KM Kelimutu. Sekitar Juni lalu, ke-14 Warga Negara China itu divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Merauke karena melakukan illegal fishing dengan mengoperasikan 7 kapal penangkap ikan di sekitar Laut Arafura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dinyatakan terbukti bersalah, ke-14 warga China yang merupakan Nahkoda dan KKM dari 7 kapal tersebut dijatuhi hukuman penjara masing-masing 3 tahun dan denda masing-masing Rp 750 juta dengan subsidair 3 bulan kurungan. Artinya, jika ke-14 narapidana itu tidak mampu membayar denda maka wajib menjalani tambahan hukuman 3 bulan lagi. (ulo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cenderawasihpos.com/lintas.php"&gt;http://www.cenderawasihpos.com/lintas.php&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-6748557295338596614?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/6748557295338596614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/dipindahkan-atas-permintaan-perusahaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/6748557295338596614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/6748557295338596614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/dipindahkan-atas-permintaan-perusahaan.html' title='Dipindahkan Atas Permintaan Perusahaan Penjamin'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNiLzvvaCRI/AAAAAAAAAKc/Hj4svGNMrF8/s72-c/LINTAS1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-9034496761097526845</id><published>2008-09-20T01:53:00.003+09:00</published><updated>2008-09-20T02:08:55.110+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Pemkab Merauke Dukung Program Lapas Merauke</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNPbo6FfUoI/AAAAAAAAAKU/uJjrV_I4sB4/s1600-h/head10.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247779486650290818" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="36" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNPbo6FfUoI/AAAAAAAAAKU/uJjrV_I4sB4/s200/head10.jpg" width="159" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;19 September 2008 05:30:06&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MERAUKE- Bupati Merauke Drs Jahanes Gluba Gebze, menyatakan siap memberi dukungan atas program Lembaga Pemasyarakatan Merauke untuk mengkaryakan 20 Napi yang telah diberi assimilasi untuk menggarap lahan pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan tersebut disampaikan Bupati Merauke saat rapat dengan Kalapas Merauke Lilik Sujandi, berlangsung di Operation Room Kantor Bupati, Kamis (18/9), kemarin. Rapat tersebut dihadiri Dandim 1707 Letkol Inf. Yan A.Saroy, Kajari Merauke Sudiro Husodo, SH, Asisten II Setda Merauke Yulius Noya, Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Merauke Ir. Omah Laduani Ladamay, M.Si, Kabag Hukum HM Silubun, dan perwira utusan Korem 174 ATW, Polres, Lanud, dan Lanal Merauke.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan yang diberikan itu berupa lahan yang akan digarap, bibit dan peralatan pertanian. Hanya saja, sebelum diturunkan ke lapangan menggarap lahan pertanian, Bupati meminta Kalapas untuk mempersiapkan narapidana yang akan dikaryakan itu secara matang tanpa meninggalkan rambu-rambu yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, rencana tersebut harus disosialisasikan ke masyarakat sehingga nantinya tidak menimbulkan penilaian miring. ‘’Ini sangat penting. Masyarakat luar harus diyakinkan dulu,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, lanjut Bupati Gebze, jika sosialisasi itu tidak ada, dapat dipastikan akan ada penilaian miring dari masyarakat terutama dari keluarga para korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, narapidana yang akan diturunkan tersebut betul–betul dikontrol dan bekerja dengan sungguh-sungguh saat berada di lapangan sehingga tidak memberi kesan lain kepada napi yang dibina di luar lembaga itu. Bupati Gebze sendiri menujuk lahan yang disiapkan untuk 20 narapidana tersebut berada di sekitar Serapu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui Bupati, nantinya para narapidana tersebut setelah bebas juga akan berhadapan dengan kampung sehingga dengan pola pembinaan yang diterapkan itu akan mempunyai kemampuan dalam mengolah lahan pertanian. ‘’Jadi dia bukan lagi bangga karena pernah masuk penjara, tapi bangga karena sudah memiliki kemampuan dan keterampilan dibidang pertanian. Dan kita harapkan bisa jadi pioneer,’’ harapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, dalam rangka memberdayakan narapidana di lembaga pemasyarakatan Klas IIB Merauke, berbagai program pembinaan dilakukan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing narapidana diantaranya membuka pertanian untuk narapidana yang memasuki masa assimilasi itu. (ulo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=19166&amp;amp;ses"&gt;http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=19166&amp;amp;ses&lt;/a&gt;= &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-9034496761097526845?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/9034496761097526845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/pemkab-merauke-dukung-program-lapas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/9034496761097526845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/9034496761097526845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/pemkab-merauke-dukung-program-lapas.html' title='Pemkab Merauke Dukung Program Lapas Merauke'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNPbo6FfUoI/AAAAAAAAAKU/uJjrV_I4sB4/s72-c/head10.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-8911721552526145151</id><published>2008-09-16T01:53:00.002+09:00</published><updated>2008-09-20T02:00:59.600+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>HWK Buka Puasa Bersama Napi di lapas Merauke</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNParQAPLlI/AAAAAAAAAKM/WrW2m6IpMuc/s1600-h/radar5.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247778427381952082" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="47" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNParQAPLlI/AAAAAAAAAKM/WrW2m6IpMuc/s200/radar5.jpg" width="167" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Selasa, 16/09/2008 02:24 (GMT+9.5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MERAUKE - Himpunan Wanita Karya (HWK) Kabupaten Merauke untuk pertama kalinya melakukan tali asi dan buka puasa bersama dengan penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke di LP Merauke. Buka puasa ini berlangsung di Aula Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke, Senin (15/9) sore kemarin. Buka puasa ini diawali dengan penampilan Group Band Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua HWK Kabupaten Merauke Agustina Basik-Basik, MM, M.Pd, yang juga Asisten III Setda Merauke saat buka puasa bersama itu mengajak seluruh penghuni Lapas Merauke untuk saling memaafkan di bulan puasa yang penuh berkah bagi Umat Islam tersebut. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami datang disini tidak membawa apa-apa. Kami hanya membawa hati, perhatian dan kepedulian terhadap seluruh penghuni Lapas Merauke, baik yang puasa maupun yang tidak puasa. Kami punya kerinduan untuk dapat bertemu langsung dengan saudara-saudara," kata Agustina Basik-Basik. Di lain pihak, kedatangan ibu-ibu HWK, lanjutnya, untuk membangun silahturahmi di bulan penuh berkah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Narapidana, dia berpesan agar dapat mengikuti seluruh petunjuk petunjuk pembinaan yang diberikan sehingga di hari esok setelah berbaur kembali ditengah-tengah masyarakat dapat berguna bagi keluarga dan masyarakat secara umum. Sebab, menurut Agustina, berbagai perubahan dan program pembinaan yang dilakukan saat ini sungguh sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kalapas Lilik Sujandi, menyampaikan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh HWK tersebut dalam membangun kebersamaan. "Kunjungan seperti ini akan memberikan dukungan kepada kami dalam melakukan pembinaan kepada saudara-saudara kami sekaligus sebagai spirit bagi warga binaan untuk berani tampil dalam memberdayakan potensi yang mereka miliki menjadi dirinya," kata Kalapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berharap, dengan kunjungan ini dapat menjadi bahan informasi kepada sesama warga akan berbagai perubahan nyata yang dilakukan saat ini. "Dukungan masyarakat akan sangat berarti bagi kami dan warga binaan kami," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu warga binaan mengaku, kunjungan tersebut merupakan yang pertama di bulan puasa ini sekaligus yang pertama kalinya selama ini. "Ini baru pertama kalinya selama saya berada disini," ujar salah seorang warga binaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temu Asi dan buka puasa bersama itu dihadiri Penasehat DPD HWK Kabupaten Merauke Ny Nurul Waryoto dan sejumlah pengurus DPD HWK Kabupaten Merauke. Sedangkan Pesan-pesan Ramadhan sendiri disampaikan M. Arwin. (ulo/jpnn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.radartimika.com/index.php?mod=article&amp;amp;cat=LintasPapua&amp;amp;article=11663&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-8911721552526145151?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/8911721552526145151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/hwk-buka-puasa-bersama-napi-di-lapas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8911721552526145151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8911721552526145151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/hwk-buka-puasa-bersama-napi-di-lapas.html' title='HWK Buka Puasa Bersama Napi di lapas Merauke'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SNParQAPLlI/AAAAAAAAAKM/WrW2m6IpMuc/s72-c/radar5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-2900317627194786815</id><published>2008-09-15T18:01:00.003+09:00</published><updated>2008-09-15T18:11:16.213+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Ketika Lapas Merauke Lakukan Perubahan Mendasar Dalam Membina Narapidana (Bag-3/Habis)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;&lt;em&gt;Punya Klub Sepak Bola dan Group Band&lt;br /&gt;Jika selama ini para narapidana merasa jenuh karena kurang memiliki aktivitas, maka saat ini berbagai aktivitas dilakukan. Aktifitas tersebut menyangkut pembinaan mental, pengembangan bakat dan potensi. Kegiatan apa saja yang mereka lakukan ?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Laporan Yulius Sulo, Merauke&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SM4mOQMXv7I/AAAAAAAAAJ8/lEB26zbORI0/s1600-h/y1pOcKJjX5W6X7kA0j2bPs9v78AzDlWmye-i6_bJ5ioAtS0x6BL8Bi0wJELi1MKnAPe.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246172642240085938" style="CURSOR: hand" height="104" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SM4mOQMXv7I/AAAAAAAAAJ8/lEB26zbORI0/s200/y1pOcKJjX5W6X7kA0j2bPs9v78AzDlWmye-i6_bJ5ioAtS0x6BL8Bi0wJELi1MKnAPe.jpg" width="143" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SM4mOBRuYnI/AAAAAAAAAJ0/c5scEj15jFQ/s1600-h/y1pnqydlsgIB2uyQAsOT7s6IljFBP9ToB9Ys8ALhp0UxF6osq6U9GfTl4ulR71Hz_cx.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246172638236009074" style="CURSOR: hand" height="105" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SM4mOBRuYnI/AAAAAAAAAJ0/c5scEj15jFQ/s200/y1pnqydlsgIB2uyQAsOT7s6IljFBP9ToB9Ys8ALhp0UxF6osq6U9GfTl4ulR71Hz_cx.jpg" width="143" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SM4mOOr1WOI/AAAAAAAAAJs/KhLJtjduZRk/s1600-h/100_4088.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246172641835178210" style="WIDTH: 146px; CURSOR: hand; HEIGHT: 104px" height="99" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SM4mOOr1WOI/AAAAAAAAAJs/KhLJtjduZRk/s200/100_4088.jpg" width="142" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai gebrakan dilakukan Kalapas Merauke Lilik Sujandi dalam melakukan pembinaan terhadap para penghuni Lapas Merauke yang saat ini sudah berjumlah 121 orang. termasuk 20 napi yang memasuki masa asimilasi dan yang berstatus tahanan. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengelola lahan yang ada dalam lingkungan Lapas untuk ditanami berbagai jenis sayuran juga mempersiapkan untuk mengelola lahan pertanian di luar penjara yang dilakukan 10 narapidana yang berstatus asimilasi. Kegiatan lain yang dilakukan pembuatan tong sampah, taman Lapas, membersihkan kota, meubelir, ukiran, sapu lidi, keset berukiran, seni lukis, menyablon serta servis elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih memotifasi warga binaan di Lapas melakukan kegiatan yang positif, Lapas Merauke juga telah mempunyai klub sepak bola dan group band. Klub bola dan grup band ini didirikan sebagai ajang pembinaan bakat dan kemampuan. Disamping itu, adapula latihan tarian adat dan modern dalam rangka mengembangkan seni budaya lokal serta modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski baru terbentuk, Persatuan Sepakbola (PS) LP Merauke telah mampu menunjukkan keberadaannya pada Open Sepak Bola Pemuda KNPI Kabupaten Merauke yang tengah digelar di Lapangan Maro Merauke saat ini. Walaupun gagal menembus semifinal, namun keikutsertaan PS LP Merauke membuktikan bahwa mereka punya bakat dan kemampuan. ‘’Mereka hanya latihan di lapangan yang berukuran kecil yang ada di dalam lingkungan Lapas,’’ kata Kalapas Merauke Lilik Sujandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Lilik, saat skuad PS Lapas Merauke bertanding, banyak yang kuatir akan ada yang kabur. Namun kekuatiran itu tidak terbukti, walaupun petugas yang mengawal tidak terlalu banyak. Bahkan saat bertanding, banyak keluarga napi yang ikut memberikan dukungan.‘’Karena dalam membina mereka harus dengan pendekatan hati.&lt;br /&gt;Banyak yang terharu. Sebab selama ini mereka tidak pernah melihat para napi ikut kegiatan seperti ini sebelumnya,’’ kata Kalapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan-kegiatan yang dilakukan menurut Kalapas, selain sebagai ajang pembinaan bakat dan kemampuan, juga untuk menghilangkan kejenuhan dan stress yang dialami narapidana di dalam Lapas. Selama ini, lanjut dia, kurangnya program pembinaan yang dilakukan membuat narapidana cepat jenuh dan stress sehingga yang ada dalam pikiran mereka setiap saat bagaimana untuk bisa kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Waktu saya baru datang itu, saya lihat kalau sudah malam mereka masih banyak yang berkeliaran di luar. Tapi sekarang, kalau sudah malam mereka langsung tidur. Mungkin sudah capek jadi mereka cepat tidur,’’ jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya aktifitas yang dilakukan para narapidana, membuat para napi tidak memikirkan atau melakukan hal-hal lain pada malam hari. Bahkan setelah magrib dan makan malam, menurut Kalapas seluruh penghuni harus masuk ke dalam ruang kamar mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalapas sendiri mengaku dalam memberdayakan narapidana itu, dirinya mempunyai program kerja percepatan untuk mengembangkan potensi narapidana dengan dukungan secara terpadu dan berkelanjutan dari masyarakat sangat diharapkan. ‘’Karena dengan program nyata seperti ini akan memberi bekal keterampilan kepada narapidana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, dapat memupuk kesiapan mental dan keterampilan dari narapidana untuk kembali pada masyarakat kelak serta mengurangi kejenuhan dan keresahan narapidana,’’ tandasnya.*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=18949&amp;amp;ses"&gt;http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=18949&amp;amp;ses&lt;/a&gt;=&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-2900317627194786815?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/2900317627194786815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/ketika-lapas-merauke-lakukan-perubahan_15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2900317627194786815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2900317627194786815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/ketika-lapas-merauke-lakukan-perubahan_15.html' title='Ketika Lapas Merauke Lakukan Perubahan Mendasar Dalam Membina Narapidana (Bag-3/Habis)'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SM4mOQMXv7I/AAAAAAAAAJ8/lEB26zbORI0/s72-c/y1pOcKJjX5W6X7kA0j2bPs9v78AzDlWmye-i6_bJ5ioAtS0x6BL8Bi0wJELi1MKnAPe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-424496448492494408</id><published>2008-09-13T14:10:00.006+09:00</published><updated>2008-09-13T16:23:50.926+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Ketika Lapas Merauke Lakukan Perubahan Mendasar Dalam Membina Narapidana (Bag-2)</title><content type='html'>13 September 2008 04:49:38&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Akan Adakan Pusat Belajar Paket A, B dan C&lt;br /&gt;Berbagai langkah maju dilakukan oleh Kalapas Merauke, Lilik Sujandi dalam menekan terjadinya pelarian napi dan membangun kembali citra Lapas Merauke dimata masyarakat Kabupaten Merauke.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Laporan Yulius Sulo, Merauke&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtMhXLet0I/AAAAAAAAAIc/FWyjgS5myP4/s1600-h/100_4090.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245370327044634434" style="WIDTH: 144px; CURSOR: hand; HEIGHT: 113px" height="132" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtMhXLet0I/AAAAAAAAAIc/FWyjgS5myP4/s200/100_4090.jpg" width="180" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtoSos-C-I/AAAAAAAAAJE/7hRR-0PPdzg/s1600-h/y1pXq86DTBga7dx-pJy84ulZUwZe4BF-2O5NvBqszA2d1tCB3HHfJBbhBkRW_VCWHKK.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245400860376042466" style="WIDTH: 153px; CURSOR: hand; HEIGHT: 114px" height="124" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtoSos-C-I/AAAAAAAAAJE/7hRR-0PPdzg/s200/y1pXq86DTBga7dx-pJy84ulZUwZe4BF-2O5NvBqszA2d1tCB3HHfJBbhBkRW_VCWHKK.jpg" width="171" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtoSRWjy1I/AAAAAAAAAI8/raTGdg5zURE/s1600-h/y1pUjXF3gyvexNsnNQPhQEYjKJxEM-GX9gdMI0DEN3OfzD8yf6VdokytDGgVw-Lvgck.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245400854108031826" style="WIDTH: 154px; CURSOR: hand; HEIGHT: 114px" height="127" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtoSRWjy1I/AAAAAAAAAI8/raTGdg5zURE/s200/y1pUjXF3gyvexNsnNQPhQEYjKJxEM-GX9gdMI0DEN3OfzD8yf6VdokytDGgVw-Lvgck.jpg" width="184" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengkaryakan 20 narapidana yang menjalani masa assimilasi itu ke tengah masyarakat, berbagai program juga dilakukan bagi penghuni Lapas Merauke. Jika yang menjalani assimilasi melakukan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat kepada masyarakat di luar tembok penjara, maka yang bukan assimilasi yang berada di bagian dalam penjara juga tidak kalah. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pantauan Cenderawasih Pos saat mengunjungi Lapas tersebut, selain ada yang menanam sayur-sayuran di tanah kosong bagian dalam tembok, ada juga yang membuat ukiran, maubelir dan membuat pot bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah kosong bagian dalam antara tembok luar dengan bangunan penjara yang memiliki lebar sekitar 5 meter yang selama ini hanya ditumbuhi rerumputan, tampak seluruhnya sudah bersih dan mulai dibedeng-bedeng. Beberapa jenis sayuran mulai tumbuh seperti kacang panjang, sawi, tomat dan jenis sayuran lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dari narapidana tersebut tampak pula sedang membersihkan rumput dan menyiram sayur-sayuran yang sedang tumbuh itu. Selain sayur-sayuran, ada juga beberapa pot dari ember ukuran sedang disusun tertata rapi yang didalamnya tumbuh pohon anggur. ‘’Sekeliling tembok ini sudah bersih yang dulunya hanya jadi tanah kosong,’’ kata Takdir, Kepala TU Lapas Merauke yang mengantar Koran ini, menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalapas Lilik Sujandi, mengungkapkan berbagai kegiatan yang dilakukan tersebut dalam rangka pembinaan dengan mengembangkan potensi yang ada pada mereka menjadi sebuah nilai produk dan jasa. Sebab, para narapidana tersebut nantinya akan kembali ke tengah masyarakat sehingga ketika kembali ke tengah masyarakat sudah memiliki suatu bekal untuk dikembangkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtpM-Smt8I/AAAAAAAAAJk/EHUFMQFLJcc/s1600-h/y1p4KK8OBw_-SxZcgDwgbx-Pi9cchsekvYq5OQkuppOKB9042RtgMvQyYCEu0GoAJMp.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245401862603454402" style="CURSOR: hand" height="136" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtpM-Smt8I/AAAAAAAAAJk/EHUFMQFLJcc/s200/y1p4KK8OBw_-SxZcgDwgbx-Pi9cchsekvYq5OQkuppOKB9042RtgMvQyYCEu0GoAJMp.jpg" width="181" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtpMpg_S6I/AAAAAAAAAJU/Qr5Lr7b6Emo/s1600-h/y1pGd-kUFLTcHAFZMBZzAu20xjFgY8IfJFuAaFGbuGpFOz64lq8rqQt7nUOmRP_Oulz.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245401857026640802" style="CURSOR: hand" height="136" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtpMpg_S6I/AAAAAAAAAJU/Qr5Lr7b6Emo/s200/y1pGd-kUFLTcHAFZMBZzAu20xjFgY8IfJFuAaFGbuGpFOz64lq8rqQt7nUOmRP_Oulz.jpg" width="189" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtpMvTr1xI/AAAAAAAAAJM/GR5mDsPXd18/s1600-h/y1puW5gEkw2XvEUSS-gYvcAnw5RNhV3Rynj48sszupz2HHRV5G_efS-6bWcWgwechVJ.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245401858581452562" style="CURSOR: hand" height="136" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtpMvTr1xI/AAAAAAAAAJM/GR5mDsPXd18/s200/y1puW5gEkw2XvEUSS-gYvcAnw5RNhV3Rynj48sszupz2HHRV5G_efS-6bWcWgwechVJ.jpg" width="190" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakuinya, untuk program maubelir tersebut pihaknya melakukan kerjasama dengan BLK Merauke dengan menggunakan peralatan dan seorang tenaga instruktur dari BLK.&lt;br /&gt;Selain itu, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan Badan Infokom dan Perpustakaan Kabupaten Merauke dengan menyiapkan hiburan berupa pemutaran film edukasi dan hiburan setiap Jumat minggu I dan III dalam setiap bulan. ‘’Itu sudah berjalan,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, menurut Lilik Sujandi, pihaknya juga saat ini sedang menjajaki kerjasama dengan Pendidikan Luar Sekolah. ‘’Mereka sudah datang survey untuk pendirian sebuah pusat belajar yang nantinya bernama Pusat Belajar Kegiatan Belajar Mengajar Lapas Merauke,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantinya para narapidana tersebut akan didata. Mereka yang putus di di SD akan diberi paket A, begitu juga yang putus di SMP akan diberi paket B dan yang putus di SMA akan diberi paket C. Sedangkan yang buta huruf juga akan dikelompok untuk diajari membaca dan menulis. ‘’Mereka sangat antusius dengan rencana program ini,’’ katanya. (Bersambung )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=18903&amp;amp;ses=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-424496448492494408?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/424496448492494408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/ketika-lapas-merauke-lakukan-perubahan_13.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/424496448492494408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/424496448492494408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/ketika-lapas-merauke-lakukan-perubahan_13.html' title='Ketika Lapas Merauke Lakukan Perubahan Mendasar Dalam Membina Narapidana (Bag-2)'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtMhXLet0I/AAAAAAAAAIc/FWyjgS5myP4/s72-c/100_4090.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-1779481344011850893</id><published>2008-09-13T01:31:00.005+09:00</published><updated>2008-09-13T16:01:02.765+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Ketika Lapas Merauke Lakukan Perubahan Mendasar Dalam Membina Narapidana (Bag-1)</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMqaBRmBCJI/AAAAAAAAAIU/oVce4tGSX3M/s1600-h/100_4078.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245174062719764626" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 162px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 121px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMqaBRmBCJI/AAAAAAAAAIU/oVce4tGSX3M/s200/100_4078.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;12 September 2008 04:17:34&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ffcc33;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yang Jalani Masa Assimilasi Dikaryakan ke Tengah Masyarakat&lt;br /&gt;Sejak Lapas Merauke dijabat Lilik Sujandi, Bc.IP, M.S.IP, M.Si, tidak dipungkiri, Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Merauke tampak banyak mengalami berbagai perubahan mendasar baik dari sisi penampilan para petugas, kantor maupun dari sisi pembinaan terhadap Narapidana.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Laporan Yulius Sulo, Merauke&lt;br /&gt;----------------------------------------------------&lt;br /&gt;BERBEDA. Hal inilah yang tampak pertama kali saat Cenderawasih Pos mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Merauke, Kamis (11/9) kemarin, di Jalan Ermasu Merauke. Saat memasuki pintu gerbang, suasana halaman kantor sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Halaman depan LP Merauke itu tampak tertata rapi dan terlihat bersih. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pintu gerbang, sejumlah narapidana dengan menggunakan baju kaos seragam warna orange sedang membersihkan. Ada yang mengecat gerbang, menyapu, dan kesibukan lain. Di bagian belakang baju mereka, ada tulisan yang sangat jelas Lembaga Pemasyarakatan Merauke Assimilasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tulisan dibelakang baju itu dapat ditebak jika para narapidana yang ada di luar dan sedang melakukan aktivitas itu adalah narapidana yang sedang menjalani assimilasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak disadari Koran ini, ternyata ditengah-tengah sekitar 6 narapidana yang sedang bekerja itu, tampak Kalapas Merauke Lilik Sujandi bersama beberapa petugas lapas lainnya. Sambil menyapa dan memberi salam, Kalapaspun membalasnya dengan ramah sambil mempersilakan Koran ini untuk mengabadikan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtcz5-17HI/AAAAAAAAAIs/W1aveyReU_0/s1600-h/y1pAslVmt9I06CClEBcHoiePH68OH8_B90Mt016wpjzI1n_Xqwdb_0uNwigvvvSiu_K.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245388237810560114" style="WIDTH: 178px; CURSOR: hand; HEIGHT: 125px" height="126" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtcz5-17HI/AAAAAAAAAIs/W1aveyReU_0/s200/y1pAslVmt9I06CClEBcHoiePH68OH8_B90Mt016wpjzI1n_Xqwdb_0uNwigvvvSiu_K.jpg" width="179" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtczvqx0-I/AAAAAAAAAIk/3CT_ngKOWws/s1600-h/y1pnqydlsgIB2uyQAsOT7s6IljFBP9ToB9Ys8ALhp0UxF6osq6U9GfTl4ulR71Hz_cx.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245388235042051042" style="WIDTH: 167px; CURSOR: hand; HEIGHT: 126px" height="125" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtczvqx0-I/AAAAAAAAAIk/3CT_ngKOWws/s200/y1pnqydlsgIB2uyQAsOT7s6IljFBP9ToB9Ys8ALhp0UxF6osq6U9GfTl4ulR71Hz_cx.jpg" width="165" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtkwTtJ3eI/AAAAAAAAAI0/RpWofF3ZLOI/s1600-h/y1pKAr7FsY5a36J0MB6YHbulUvMluFLgNFEZ29ktXARPOTUsZfG3LwVl3d2V9kJAhD2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245396972089236962" style="WIDTH: 173px; CURSOR: hand; HEIGHT: 126px" height="115" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMtkwTtJ3eI/AAAAAAAAAI0/RpWofF3ZLOI/s200/y1pKAr7FsY5a36J0MB6YHbulUvMluFLgNFEZ29ktXARPOTUsZfG3LwVl3d2V9kJAhD2.jpg" width="165" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dipintu gerbang itu, tampak pula beberapa napi lainnya sedang sibuk di salah satu gedung tepatnya gedung dibagian kiri jika masuk dari gerbang. Di sana, ada 3-4 orang narapidana dengan status assimilasi sedang membuat tong sampah yang bahannya dari kayu. Beberapa dari bak sampah itu sudah jadi dan siap untuk digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun lalu, gedung itu biasanya digunakan Kalapas bersama stafnya untuk rapat. ''Rencananya nanti, gedung ini kita gunakan untuk gallery dari hasil karya mereka (narapidana,red),'' kata Kalapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jumlah mereka yang ada sekarang disini 10 orang. Dan 10 orang lainnya sedang melakukan pembersihan di luar,'' sambung Kalapas menjelaskan sambil menunjuk tempat yang dimaksud. Cenderawasih Pospun langsung menuju ke tempat yang dimaksud tepatnya di samping rumah Sekda Merauke. Dengan diawasi sekitar 4 petugas dari Lapas, 10 Narapidana yang berstatus assimilasi itu sedang tampak membersihkan drainase dengan mengeluarkan eceng gondok (sejenis kol) yang menutupi pembuangan air itu ke atas darat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalapas menjelaskan, dari 20 narapidana yang telah menjalani assimilasi (telah menjalani setengah dari hukumannya,red) itu, 10 diantaranya dipersiapkan untuk membersihkan kota. ''Tugasnya membersihkan kota dan untuk mendukung kegiatan ini kita kerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan akan berlangsung selama 2 bulan. Tapi itu bisa diperpanjang nanti,'' jelasnya. Sedangkan 10 lainnya dipersiapkan untuk pertanian dalam rangka mendukung program Pemerintah Kabupaten Merauke memanfaatkan lahan pertanian yang kosong untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Untuk pekerjaan luar tersebut, lanjut Kalapas, dimulai pukul 08.00-12.00 WIT. Sedangkan waktu istirahat dari pukul 13.00-14.30 WIT. Sedangkan rekreasi dan bakat mulai pukul 14.30-17.00 WIT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui Kalapas, kegiatan luar yang dilakukan mereka yang berstatus assimilasi ini adalah untuk membaurkan mereka kembali dengan masyarakat agar kelak saat keluar dari lembaga bisa diterima dengan masyarakat. Apalagi, kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan positif yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Jadi kalau ada yang berada di luar seperti ini, jangan berprasangka bahwa itu mereka jalan-jalan di luar tapi ada tugas pekerjaan yang sedang mereka laksanakan. Ini juga sebagai salah satu upaya dalam mengembangkan potensi yang ada pada mereka. Mereka juga menggunakan baju seragam sehingga begitu masyarakat bisa membedakan tapi bukan berarti untuk dijauhi,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalapas menambahkan, putusan pemberian assimilasi bagi narapidana yang telah menjalani setengah dari hukumannya itu tidak asal diberi assimilasi tapi sudah melalui tahapan pembinaan dan penilaian secara berjenjang bahwa yang bersangkutan benar-benar sadar dari perbuatannya dan bertanggungjawab. (bersambung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=18844"&gt;http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=18844&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-1779481344011850893?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/1779481344011850893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/ketika-lapas-merauke-lakukan-perubahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1779481344011850893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1779481344011850893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/09/ketika-lapas-merauke-lakukan-perubahan.html' title='Ketika Lapas Merauke Lakukan Perubahan Mendasar Dalam Membina Narapidana (Bag-1)'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SMqaBRmBCJI/AAAAAAAAAIU/oVce4tGSX3M/s72-c/100_4078.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-763766057017586429</id><published>2008-08-20T02:03:00.003+09:00</published><updated>2008-08-22T07:56:31.332+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Remisi Bukan Kemudahan Untuk Cepat Bebas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SK3yhIQ2EZI/AAAAAAAAAHQ/tAbh1AUQ-QQ/s1600-h/6712877.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 104px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SK3yhIQ2EZI/AAAAAAAAAHQ/tAbh1AUQ-QQ/s320/6712877.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237108592669495698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pesan Bupati Gebze Kepada 142 Penerima Remisi di Merauke**&lt;br /&gt;MERAUKE- Remisi atau pengurangan masa pidana bukanlah suatu kemudahan-kemudahan agar narapidana yang mendapat remisi bisa cepat bebas. Tapi pemberian remisi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus motivasi diri dalam menemukan kembali jalan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu ditegaskan Bupati Merauke Drs Johanes Gluba Gebze kepada 142 Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke yang menerima remisi pada HUT Kemerdekaan RI ke-63. Pemberian remisi ini dilakukan di lapangan Lapas Merauke seusai peringatan HUT RI. Dari 142 yang mendapat remisi antara 1-6 bulan itu, 4 diantaranya mendapatkan remisi bebas masing-masing Agustinus Don Bosco, Isak Simop, Adrianus Gebze dan Fofied Aker.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gebze juga mengingatkan, masuk penjara jangan dianggap sebagai suatu hukuman tapi Allah telah menunjukan kasih-Nya untuk menemukan kembali jalan yang benar. Karena itu, lanjut Bupati Gebze, selama menjalani pembinaan, setiap narapidana diharapkan untuk sungguh-sungguh memiliki kesadaran untuk tidak mengulangi perbuatan yang melawan hukum terlebih melawan kehendak Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susana pemberian remisi ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika selama ini pemberian remisi dilakukan di ruangan tertutup, maka pemberian remisi kali ini dilakukan di lapangan terbuka dengan memasang beberapa tenda. Bahkan ada panggung untuk para pejabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana berbeda lainnya, para narapidana sudah memiliki baju seragam yang selama ini tidak pernah dilakukan. Selain itu, juga ada panggung hiburan dan band dari group band Narapidana sendiri yang disuguhkan bagi para Narapidana. Disamping itu, juga ada penyambutan secara adat Marind dari para Narapidana saat Bupati dan Muspida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih kepada Kalapas dan jajarannya yang sungguh-sungguh telah melakukan kontrak untuk mengembalikan mereka ke jalan yang benar. Kalau dibiarkan, mereka akan tetap dipersimpangan jalan,’’ kata Bupati Gebze. Bupati Gebze sendiri menjanjikan untuk memberikan 2 ekor sapi sebagai hadiah di HUT RI ke-63 seperti yang dilakukan selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kalapas Merauke Lilik Sujandi, Bc.Ip, S.Ip, M.Si, menjelaskan, jumlah penghuni Lapas Merauke saat ini seluruhnya mencapai 230 orang. 42 diantaranya merupakan titipan tahanan dari Kejaksaan dan Pengadilan sedangkan 188 lainnya dengan status terpidana. Berarti, 46 Napi diantaranya tidak mendapatkan remisi. (ulo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=17706&amp;amp;ses=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-763766057017586429?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=17706&amp;ses=' title='Remisi Bukan Kemudahan Untuk Cepat Bebas'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/763766057017586429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/remisi-bukan-kemudahan-untuk-cepat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/763766057017586429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/763766057017586429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/remisi-bukan-kemudahan-untuk-cepat.html' title='Remisi Bukan Kemudahan Untuk Cepat Bebas'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SK3yhIQ2EZI/AAAAAAAAAHQ/tAbh1AUQ-QQ/s72-c/6712877.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-3806753333364846255</id><published>2008-08-19T23:48:00.000+09:00</published><updated>2008-08-23T23:54:02.008+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>142 Narapidana Dapat Remisi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SLAkVko4MxI/AAAAAAAAAHY/20hdJVHz3JY/s1600-h/6717936.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237726319662871314" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 146px; CURSOR: hand; HEIGHT: 99px" height="117" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SLAkVko4MxI/AAAAAAAAAHY/20hdJVHz3JY/s320/6717936.jpg" width="155" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ditulis Oleh: Josie/PAPOS&lt;br /&gt;Selasa, 19 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MERAUKE(PAPOS)- Sebanyak 142 Narapidana (Napi) penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, mendapat remisi dari Departeman Hukum dan HAM RI wilayah Merauke, hal ini di ungkapkan oleh Kepala Lapas Klas IIB Merauke, Lilik Sujandi,Bc.IP,S.IP,MSi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 142 Napi yang mendapat remisi, 4 orang diberikan bebas dan 128 orang mendapat remisi sementara. Pemberian remisi tahun ini, dari 142 Napi,” kata Lilik kepada wartawan, Minggu(17/8) kemarin. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jelasnya, lanjut Lilik, pemberian remisi merupakan Keputusan Presiden RI Nomor 1754 tahun 1999 tentang pemberian hak dan penghormatan kepada setiap penghuni Lapas yang telah berkelakukan baik. Bahkan dalam setiap peringatan HUT RI, keringanan bagi Napi ini merupakan pemberian remisi umum tahunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diinformasikan dari 228 oang warga dalam bimbingan Lapas Kelas IIB Merauke ini, terdiri dari 189 orang narapidana dan 39 orang tahanan.(josie)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://papuapos.com/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=1478&amp;amp;Itemid=9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-3806753333364846255?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://papuapos.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=1478&amp;Itemid=9' title='142 Narapidana Dapat Remisi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/3806753333364846255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/142-narapidana-dapat-remisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3806753333364846255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/3806753333364846255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/142-narapidana-dapat-remisi.html' title='142 Narapidana Dapat Remisi'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SLAkVko4MxI/AAAAAAAAAHY/20hdJVHz3JY/s72-c/6717936.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-8528475172176933923</id><published>2008-08-16T22:17:00.002+09:00</published><updated>2008-08-22T07:58:04.729+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Bincang-Bincang Dengan Kalapas Merauke yang Baru, Lilik Sujandi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SK1rynayhDI/AAAAAAAAAHI/5d6Vur_9rnA/s1600-h/kalapas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 112px; height: 115px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SK1rynayhDI/AAAAAAAAAHI/5d6Vur_9rnA/s320/kalapas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236960459020731442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;**Bangun Kebersamaan Antara Sesama Petugas dan antar Narapidana**&lt;br /&gt;Minggu lalu, pucuk pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke diganti dari pejabat lama Arfan Yusuf kepada pejabat baru Lilik Sujandi. Bagaimana komitmen pejabat baru tersebut ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan Yulius Sulo, Merauke&lt;br /&gt;Ramah, tegas dan berwibawa. Itulah kesan pertama yang dialami Cenderewasih Pos ketika menemui Lilik Sujandi, yang baru sekitar 1 minggu dipercaya menduduki jabatan barunya sebagai Kalapas Klas IIB Merauke. Pengalamannya sebagai mantan Kepala Pengamanan pada Lapas Cipinang (Tahanan Narkotika,red) Jakarta menjadi modal dalam membanahi LP Merauke yang selama ini menjadi sotoran masyarakat karena seringnya narapidana kabur. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Kita harus kembali kepada konsep Kemasyarakatan itu sendiri yakni melakukan pembinaan baik mental, sikap maupun perilaku dan taat hukum supaya mereka (Narapidana,red) bisa merubah sikap dan perilaku mereka,’’ ujar Lilik Sujandi memulai perbincangan ketika ditanya bagaimana membangun kembali citra LP Merauke yang sebelumnya menjadi sorotan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, tanggung jawab tersebut harus dijalankan dengan baik. Karena tanpa itu, niscaya akan terjadi perubahan pada diri setiap narapidana. Selain konsep tersebut,&lt;br /&gt;harus dibangun kebersamaan baik antara sesama petugas maupun antar petugas dengan para penghuni. ‘’Kalau antara petugas sendiri sudah tidak ada kebersamaam, bagaimana mencapai suatu tujuan,’’ jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep kebersamaan itu, telah diterapkan dalam pola pembinaan terhadap para narapidana maupun tahanan yang dititip pada lembaga tersebut. ‘’Kalau sudah ada kebersamaan dengan mereka, kita petugas bisa menjadi tempat konsultasi mereka sehingga mereka merasa terayomi selama dalam pembinaan itu,’’ terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membangun kebersamaan itu, menurut Lilik setiap 1 kali dalam seminggu melakukan senam bersama dengan petugas. ‘’Kita tidak boleh membangun sekat dengan mereka tapi kita harus melakukan pendekatan dengan mereka,’’ kata pria kelahiran Mangelang Jogjakarta 1971 ini. Disamping itu, aturan dan disiplin harus ditegakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, menurut Lilik, pihaknya juga akan memberikan program pelatihan sesuai dengan asal dan keahlian masing-masing. Untuk yang masuk asimilasi akan diikutkan dengan program pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung petugas yang dimiliki dengan jumlah narapidana dan tahanan yang ada, Lilik Sujandi yang mengawali tugasnya di Tim-Tim selama 4 tahun dan 7 tahun di Lapas Salemba ini mengakui tidak sebanding dengan jumlah tenaga yang ada. Sebab, dengan jumlah 27 petugas mengawasi 228 narapidana dan tahanan. ‘’Petugasnya masih sangat minim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya 1 petugas mengawasi 15 narapidana dan tahanan. Tapi yang ada sekarang hanya 27 petugas mengawasi 228 orang. Sementara kita bagi 4 sheef, berarti 1 kali sheef petugas jaga hanya 6 atau 7 orang untuk mengawasi 228 orang. Meski begitu dengan jumlah ini kami tetap optimalkan pengawasan,’’ tambahnya***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=17601&amp;amp;ses=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-8528475172176933923?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=17601&amp;ses=' title='Bincang-Bincang Dengan Kalapas Merauke yang Baru, Lilik Sujandi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/8528475172176933923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/bincang-bincang-dengan-kalapas-merauke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8528475172176933923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8528475172176933923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/bincang-bincang-dengan-kalapas-merauke.html' title='Bincang-Bincang Dengan Kalapas Merauke yang Baru, Lilik Sujandi'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SK1rynayhDI/AAAAAAAAAHI/5d6Vur_9rnA/s72-c/kalapas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-5458116495459050648</id><published>2008-08-10T15:54:00.001+09:00</published><updated>2008-08-10T15:56:05.465+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Dua Pelayanan Publik Pemasyarakatan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6Q807cnMI/AAAAAAAAAGw/5jr9ziGa0r8/s1600-h/23806838246bad3a10288c.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232779191725628610" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 92px; CURSOR: hand; HEIGHT: 116px" height="120" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6Q807cnMI/AAAAAAAAAGw/5jr9ziGa0r8/s320/23806838246bad3a10288c.jpg" width="95" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Senin, 19 Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, hukumham.info- Pada hakekatnya, secara sosiologis pemasyarakatan menyelenggarakan pelayanan publik dalam dua tataran, yaitu pelayanan secara makro dan pelayanan secara mikro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan makro adalah pelayanan yang dilaksanakan Pemasyarakatan sehubungan dengan tugas dan fungsinya dalam rangka pembinaan para pelanggar hukum. Ketika pelanggaran yang dilakukan seseorang berada dalam kualitas yang tidak bisa ditolerir oleh rasa keadilan masyarakat, negara (dalam hal ini Pemasyarakatan) mengambil alih peran pembinaannya agar yang bersangkutan menjadi warga masyarakat yang baik dan berguna.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pelayanan pemasyarakatan dalam skala mikro adalah pelayanan Pemasyarakatan terhadap hak-hak pelanggar hukum yang dijamin oleh undang-undang. Misalnya, hak berkunjung, hak perawatan jasmani, hak mendapat pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dikaitkan dengan survei KPK, pelayanan dalam skala mikrolah yang menjadi fokus penelitian, dan kualitasnya ditempatkan dalam 10 instansi yang terendah integritasnya dalam pelayanan kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hasil penelitian tersebut benar dan dapat dipercaya, setidaknya di lokasi penelitian (se-Jabodetabek), maka hal itu merupakan isyarat, bahwa Pemasyarakatan harus terus menerus melakukan perubahan, antara lain melalui kegiatan Bulan Tertib Pemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hal ini sangat penting, kerena fungsi pelayanan dalam tingkat makro, keberhasilannya akan sangat tergantung kepada kinerja pelayanan dalam tingkat mikro,” jelas Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta di Jakarta (28/04).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Andi, di masa mendatang akan semakin dituntut petugas-petugas Pemasyarakatan yang handal, memiliki kompetensi yang dicirikan dengan kemampuan dan pengetahuan teknis, serta kematangan intelektual serta integritas moral yang tinggi sebagai pejabat fungsional penegak hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk itulah, ia (petugas pemasyarakatan) harus memiliki idealisme yang tinggi, mampu mengembangkan diri untuk dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Andi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan se-abad Kebangkitan Nasional adalah merupakan momentum yang tepat bagi segenap unsur pemasyarakatan untuk membenahi diri dan bangkit. “Makna mendalam dari peringatan-peringatan ini dapat dijadikan motivasi serta semangat bagi Petugas Pemasyarakatan dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Andi.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=914&amp;amp;Itemid=43&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-5458116495459050648?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=914&amp;Itemid=43' title='Dua Pelayanan Publik Pemasyarakatan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/5458116495459050648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/dua-pelayanan-publik-pemasyarakatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5458116495459050648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/5458116495459050648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/dua-pelayanan-publik-pemasyarakatan.html' title='Dua Pelayanan Publik Pemasyarakatan'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6Q807cnMI/AAAAAAAAAGw/5jr9ziGa0r8/s72-c/23806838246bad3a10288c.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-1186628989178756975</id><published>2008-08-10T15:52:00.001+09:00</published><updated>2008-08-10T15:54:22.074+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Empat Tahun Mendatang Komposisi Lapas/Rutan Seimbang</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6QgD8cZmI/AAAAAAAAAGo/GcapAeu72XY/s1600-h/DSCF2856.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232778697540134498" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 166px; CURSOR: hand; HEIGHT: 118px" height="119" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6QgD8cZmI/AAAAAAAAAGo/GcapAeu72XY/s320/DSCF2856.jpg" width="190" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Senin, 28 April 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangerang, hukumham.info- Salah satu masalah pelik yang dihadapi lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) adalah kelebihan kapasitas atau tidak seimbangnya jumlah narapidana/tahanan dengan daya tampung lapas/rutan. Departemen Hukum dan HAM (Depkumham) menargetkan dalam empat tahun ke depan komposisi antara jumlah lapas/rutan dengan narapidana dan tahanan seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalata mengemukakan, dengan terus meningkatkan kapasitas huni lapas/rutan, proses percepatan pembinaan narapidana untuk memperoleh haknya dan diiringi dengan tidak meningkatnya secara signifikan masalah kriminal di masyarakat, dalam empat tahun ke depan komposisi antara jumlah tahanan/narapidana dengan daya tampung lapas/rutan akan menjadi seimbang.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau semua usaha berjalan baik dan masalah kriminalitas tidak booming, tiga, empat tahun lagi menjadi seimbang (komposisi penghuni lapas/rutan dengan daya tampungnya),” ujar Andi Mattalatta di hadapan wartawan seusai memimpin Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-44 di Lapas Klas I Tangerang Banten (28/04). Hadir juga Direktur Jenderal Pemasyarakatan Untung Sugiono dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program utama untuk menanggulangi masalah kelebihan kapasitas lapas/rutan adalah meningkatkan kapasitas hunian dengan membangun lapas/rutan baru dan menambah blok hunian. Peningkatan kapasitas hunian diiringi dengan mengurangi jumlah narapidana melalui pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat. Depkumham saat ini sedang melakukan berbagai pembangunan fisik lapas/rutan sehingga komposisi antara jumlah narapidana/tahanan dengan lapas/rutan bisa menjadi seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andi mengatakan, kelebihan kapasitas yang dialami lapas/rutan menjadi penyebab tidak optimalnya proses pembinaan kepada para narapidana. Saat ini jumlah narapidana/tahanan sekitar 140 ribu, sedangkan daya tampung lapas/rutan hanya sekitar 80 ribu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan program percepatan pembinaan (remisi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, cuti bersyarat), telah dibebaskan sebanyak 13 ribu narapidana (tahun 2007). Pada triwulan tahun 2008 telah dibebaskan sebanyak 4.000 narapidana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu program andalan pemasyarakatan untuk meningkatkan kinerjanya adalah Bulan Tertib Pemasyarakatan (buterpas) yang dicanangkan Andi Mattalatta pada 14 Februari 2008 lalu di Rutan Salemba Jakarta. Salah satu programnya adalah pengoptimalan pembinaan, sehingga bisa mempercepat proses pembinaan narapidana di dalam lapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Andi, narapidana yang dalam proses pembinaannya bagus dan menunjukkan perubahan sikap yang signifikan bisa mendapat pengurangan masa hukuman. “Harus ada program-program cerdas lain. Salah satunya meningkatkan pembinaan kepada narapidana,” kata Andi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun dengan keterbatasan, terutama anggaran, Departemen Hukum dan HAM dan Direktorat Pemasyarakatan terus menggulirkan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan perbaikan kualitas pelayanan, di antaranya pembangunan fisik dan percepatan proses pembinaan narapidana melalui mekanisme remisi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Gubernur Banten Ratu Atut mengatakan, Provinsi Banten dalam waktu dekat juga akan membangun lapas yang mempunyai daya tampung 5.000 orang. Jumlah total narapidana dan tahanan di Banten saat ini adalah 8.000 dengan daya tampung lapas/rutan hanya 2.700 orang yang tersebar di enam lapas dan empat rutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=874&amp;amp;Itemid=43"&gt;http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=874&amp;amp;Itemid=43&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-1186628989178756975?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=874&amp;Itemid=43' title='Empat Tahun Mendatang Komposisi Lapas/Rutan Seimbang'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/1186628989178756975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/empat-tahun-mendatang-komposisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1186628989178756975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/1186628989178756975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/empat-tahun-mendatang-komposisi.html' title='Empat Tahun Mendatang Komposisi Lapas/Rutan Seimbang'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6QgD8cZmI/AAAAAAAAAGo/GcapAeu72XY/s72-c/DSCF2856.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-8298294175113687235</id><published>2008-08-10T15:48:00.002+09:00</published><updated>2008-08-10T15:51:45.163+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Lapas Percontohan untuk Tiap Provinsi</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6P2ViJoPI/AAAAAAAAAGg/kduvyaCmHUU/s1600-h/156653.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232777980707184882" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 153px; CURSOR: hand; HEIGHT: 106px" height="133" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6P2ViJoPI/AAAAAAAAAGg/kduvyaCmHUU/s320/156653.jpg" width="161" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kamis, 15 Mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, hukumham.info—Setelah mencanangkan bimbingan pengembangan sistem manajeman pelayanan ISO 9001:2000 di Lapas Kelas II A Wanita Malang (29/02), saat ini Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) merencanakan program lapas ideal untuk dijadikan percontohan di setiap provinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak digulirkannya program Bulan Tertib Pemasyakatan pada 14 Februari 2008 oleh Menteri Hukum dan HAM, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) terus melakukan inovasi-inovasi dalam kinerjanya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pak Dirjen (Direktur Jenderal Pemasyarakatan Untung Sugiyono) merencanakan lapas ideal untuk dijadikan percontohan,” ujar Direktur Bina Registrasi dan Statistik M. Sueb di Gedung Depkumham Jakarta (14/05).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sueb, nantinya di setiap provinsi akan ada sebuah lapas ideal. Lapas ideal ini akan dijadikan percontohan bagi lapas-lapas lain yang ada di dalam provinsi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sueb melihat, masalah overkapasitas atau kelebihan jumlah narapidana/ tahanan adalah biang dari permasalahan yang dihadapi lapas/rutan di Indonesia. Saat ini jumlah narapidana/tahanan sekitar 140 ribu, sedangkan daya tampung lapas/rutan hanya sekitar 80 ribu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Over kapasitas yang mengakibatkan kualitas pelayanan dan pembinaan tidak optimal. Selain itu, juga mengakibatkan tingginya gangguan kamtib (keamanan dan ketertiban) di lapas/rutan,” kata Sueb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program utama untuk menanggulangi masalah kelebihan kapasitas lapas/rutan adalah meningkatkan kapasitas hunian dengan membangun lapas/rutan baru dan menambah blok hunian. Peningkatan kapasitas hunian ini diiringi dengan mengurangi jumlah narapidana melalui pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan program percepatan pembinaan melalui remisi, pembebasan bersyarat (PB), cuti menjelang bebas (CMB), cuti bersyarat (CB), telah dibebaskan sebanyak 13 ribu narapidana pada 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pada caturwulan pertama tahun 2008 telah dibebaskan sebanyak 5.647 orang. “Target pengurangan penghuni melalui PB, CMB, dan CB tahun ini (2008) sebesar 15 ribu orang,” papar Sueb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, Ditjen Pas sedang melakukan pembangun 11 unit lapas/rutan baru. Untuk mengurangi kelebihan penghuni di sebuah lapas, Ditjen Pas juga telah melakukan pemindahan sebanyak 1.060 narapidana dari lapas yang kelebihan kapasitas ke lapas yang relatif masih belum padat. Pemindahan ini dilakukan untuk pemerataan jumlah penghuni lapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Ditjen Pas juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Salah satunya, perjanjian kerjasama dengan PT Telkom untuk pemenuhan sarana telekomunikasi (pembuatan wartel khusus di lapas/rutan) dan pelayanan akses pengaduan pelayanan publik melalui pesan singkat (SMS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditjen Pas juga melakukan kerjasama dengan Asia Foundation (salah satunya pengembangan data elektronik narapidana/tahanan yang ada di lapas/rutan), dan dengan Raoul Wahlenberg Institute (Sebuah Lembaga Independen dari Swedia yang peduli terhadap masalan HAM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=910&amp;amp;Itemid=43"&gt;http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=910&amp;amp;Itemid=43&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-8298294175113687235?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=910&amp;Itemid=43' title='Lapas Percontohan untuk Tiap Provinsi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/8298294175113687235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/lapas-percontohan-untuk-tiap-provinsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8298294175113687235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8298294175113687235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/lapas-percontohan-untuk-tiap-provinsi.html' title='Lapas Percontohan untuk Tiap Provinsi'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6P2ViJoPI/AAAAAAAAAGg/kduvyaCmHUU/s72-c/156653.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-2713034039013643720</id><published>2008-08-10T15:44:00.001+09:00</published><updated>2008-08-10T15:47:29.549+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Terobosan Terhadap Regulasi Pemasyarakatan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6O57-_O0I/AAAAAAAAAGY/zJ-IhQFPMLA/s1600-h/jeruji.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232776943056665410" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="122" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6O57-_O0I/AAAAAAAAAGY/zJ-IhQFPMLA/s320/jeruji.bmp" width="97" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Selasa, 08 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, hukumham.info--Kedewasaan dan kematangan jajaran pemasyarakatan saat ini berjalan seiring dengan bergulirnya tuntutan masyarakat akan kinerja pemerintahan yang bersih, profesional dan akuntabel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan dari sistem kepenjaraan ke sistem pemasyarakatan membawa dampak demokrasi pembinaan yang mengedepankan penghormatan dan penegakan hak asasi para narapidana serta demokratisasi pembinaan. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping dampak positif yang manusiawi, demokrasi pembinaan juga mengandung dampak negatif, yaitu menurunnya disiplin narapidana, narapidana kurang hormat (dalam arti menghargai petugas) dan petugas terlalu berhati-hati dalam menindak narapidana yang melakukan pelanggaran karena adanya sangsi atasan terlalu berat dan tidak berjenjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Hukum dan HAM RI Andi Mattalata mengemukakan, guna meraih kinerja yang optimal, setidaknya ada empat hal yang perlu dimiliki oleh petugas pemasyarakatan. “Karya yang tinggi, perilaku positif, kemampuan adaptasi dan resolusi identitas,” ujar Andi pada Pembukaan Kegiatan Peningkatan Tugas Pokok Pemasyarakatan di Cisarua, Jawa Barat (07/07).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penataan kembali terhadap berbagai peraturan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemasyarakatan juga merupakan satu hal yang mempunyai nilai strategis dan harus dilakukan secara komprehensif menyangkut seluruh aspek pelaksanaan tugas jajaran pemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diharapkan melalui penyelenggaraan peningkatan tugas pokok dan fungsinya dapat menjadi wahana untuk melakukan instropeksi terhadap langkah yang telah kita jalani,” tegas Andi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Direktur Jenderal Pemasyarakatan Didin Sudirman mengatakan, dampak dari transformasi global berpengaruh terhadap kejahatan baik yang bersifat transnasional crime, organized crime, economic crime maupun berbagai tindakan pidana yang bersifat konfensional dan tradisional. “Ini semua tidak dapat dilepaskan dari pengaruh situasi lingkungan strategis dan perkembangan dari waktu ke waktu, baik dalam skala nasional, regional, maupun internasional,” ujar Didin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Namun begitu, pemasyarakatan akan meningkatkan upaya dalam pelaksanaan tugas untuk melakukan terobosan terhadap regulasi serta melakukan evaluasi pembahasan yang akan dijadikan pedoman agar pelaksanaan kinerja setiap unit pelaksana teknis pemasyarakatan di Indonesia dapat terukur, akuntabel dan transparan.” kata Didin menambahkan.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=1029&amp;amp;Itemid=43"&gt;http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=1029&amp;amp;Itemid=43&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-2713034039013643720?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=1029&amp;Itemid=43' title='Terobosan Terhadap Regulasi Pemasyarakatan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/2713034039013643720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/terobosan-terhadap-regulasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2713034039013643720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2713034039013643720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/terobosan-terhadap-regulasi.html' title='Terobosan Terhadap Regulasi Pemasyarakatan'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6O57-_O0I/AAAAAAAAAGY/zJ-IhQFPMLA/s72-c/jeruji.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-8089376966217479054</id><published>2008-08-10T15:40:00.002+09:00</published><updated>2008-08-10T15:44:38.077+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Lapas/Rutan Bebas Narkoba Tahun 2015</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6OPctMkhI/AAAAAAAAAGQ/RRfsCpV7re8/s1600-h/183501580446bad5b9d7cdb.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232776213106037266" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 94px; CURSOR: hand; HEIGHT: 115px" height="127" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6OPctMkhI/AAAAAAAAAGQ/RRfsCpV7re8/s320/183501580446bad5b9d7cdb.jpg" width="96" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kamis, 19 Juni 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, hukumham.info— Badan Narkotika Nasional (BNN) memprediksi Indonesia akan bebas narkoba tahun 2015. Jika program pengatasan overkapasitas lapas/rutan berhasil, bukan tidak mungkin lapas/rutan juga akan bebas narkoba tahun 2015.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Overkapasitas disinyalir oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan (Pas) Untung Sugiyono sebagai penyebab penyalahgunaan narkoba di lapas dan rutan. Untuk itu, berbagai strategi digunakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pas untuk mengatasinya.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan untuk mengurangi overkapasitas, saat ini kami sedang mengatasinya dengan membangun dan ruang hunian baru, rehabilitasi ruang hunian lapas/rutan, pemerataan penghuni lapas/rutan, serta optimalisasi Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), dan Cuti Bersyarat (CB),” ujar Untung saat membuka Advokasi Bidang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba untuk Kalangan Petugas Lapas/Rutan di Lapas Klas I Tangerang, Banten (19/06).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jika kondisi orang keluar dan masuk lapas sama seperti tahun-tahun lalu, ruang hunian yang dibangun sama seperti tahun-tahun sebelumnya, serta PB, CMB, dan CB diberikan optimal, maka 2-3 tahun lagi overkapasitas bisa diatasi. Tapi dengan catatan, kondisinya harus sama,” kata Untung di hadapan 94 petugas Lapas/Rutan se-Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung berkesimpulan, jika overkapasitas bisa diatasi, maka penyalahgunaan narkoba di lapas/rutan juga bisa diatasi. ”BNN mencanangkan bahwa Indonesia bebas narkoba tahun 2015. Jika tahun 2012 kita bisa menangani overkapasitas, maka empat tahun kemudian kita bisa mendukung pernyataan BNN bahwa Indonesia akan bebas dari narkoba tahun 2015,” lanjut Untung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, Untung mengakui bahwa 30% penghuni lapas/rutan di Indonesia menyandang kasus narkoba. Bahkan di kota-kota besar, kasus narkoba disinyalir mencapai 50% sampai 60%.&lt;br /&gt;”Kita lihat di Lapas Klas I Tangerang ini, dari 1879 penghuni lapas, kasus narkobanya 879 orang, atau sekitar 60%-nya. Untuk itu tidak menutup kemungkinan di tempat lain juga, tren ini terus naik. Belum mencapai titik jenuh,” papar Untung.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=990&amp;amp;Itemid=43"&gt;http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=990&amp;amp;Itemid=43&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-8089376966217479054?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://hukumham.info/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=990&amp;Itemid=43' title='Lapas/Rutan Bebas Narkoba Tahun 2015'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/8089376966217479054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/lapasrutan-bebas-narkoba-tahun-2015.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8089376966217479054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/8089376966217479054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/lapasrutan-bebas-narkoba-tahun-2015.html' title='Lapas/Rutan Bebas Narkoba Tahun 2015'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FGcq2nOIk0A/SJ6OPctMkhI/AAAAAAAAAGQ/RRfsCpV7re8/s72-c/183501580446bad5b9d7cdb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-2771301184264537679</id><published>2008-08-02T02:53:00.000+09:00</published><updated>2008-08-02T02:55:57.730+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Isu Kekerasan di LP Abe Sudah Ditangani</title><content type='html'>&lt;div align="left" class="separator" style="clear: both; border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_FGcq2nOIk0A/SJNOFeakn3I/AAAAAAAAAEg/dmTRBy5g8nE/s1600-h/071010cnapi-kabur.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; border-right: 0px; border-top: 0px; float: left; margin-bottom: 1em; border-left: 0px; margin-right: 1em; border-bottom: 0px; background-color: transparent; cssfloat: left;"&gt;&lt;img src="http://bp2.blogger.com/_FGcq2nOIk0A/SJNOFeakn3I/AAAAAAAAAEg/wuVHrzfAAjE/s200-R/071010cnapi-kabur.jpg" style="border-right: 0px; border-top: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px; cssfloat:  ;" wc="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;*Status PNS Filep Karma Ditelusuri &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAYAPURA-Laporan adanya tindak kekerasan terhadap Narapidana (Napi) dan penyuapan terhadap petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Abepura, seperti yang dilaporkan Napi Makar Pilep Karma kepada DPRP beberapa waktu lalu, mendapat tanggapan serius dari Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Hukum Dan Hak Asasi Manusia (HAM) Provinsi Papua Drs. H Subechi. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskan, jika memang ada petugas LP yang melakukan tindakan kekerasan maupun pemerasan terhadap penghuni LP, maka yang bersangkutan akan diambil tindakan hukum yang tegas. Sebab petugas LP juga tidak ada yang kebal hukum, sama seperti rakyat lainnya. "Jika memang terbukti yang bersangkutan akan dipidana,"jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja lanjut Subechi, sejauh ini isu kekerasan di LP Abepura itu secara hukum belum bisa dibuktikan. "Isu kekerasan dan suap khususnya di LP Abepura sudah berkembang lama, namun sejauh ini tidak ada bukti konkrit baik pengaduan narapidana (Napi) maupun dalam keluarganya kepada pihak yang berwenang,"katanya saat ditemui Cenderawasih Pos di ruang kerjanya, Kamis, (14/6), kemarin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut, maka sebulan yang lalu sudah dilakukan pemeriksaan bersama Inspektorat Jenderal Departemen Hukum Dan HAM RI, dimana saat ini sedang ditunggu hasilnya. "Masalah ini sudah ditangani orang pusat, sekarang kami di Papua sedang menunggu hasilnya,"jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khususnya mengenai kekerasan di dalam LP selama ini belum ada pengaduannya, namun sebelum isu tersebut dilontarkan Pilep Karma, sudah ada instruksi pihaknya kepada seluruh Kalapas di seluruh Provinsi Papua untuk tidak melakukan tindakan kekerasan, baik kepada Napi maupun tahanan karena dengan demikian dapat melanggar hukum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila benar-benar terjadi tindak kekerasan yang dilakukan petugas LP terhadap penghuni LP dapat dibuktikan, maka petugas tersebut dapat diproses hukum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan, dalam mengantisipasi kejadian terburuk dalam pelaksanaan tugas khususnya di LP-LP yang ada di tanah Papua, Kanwil Hukum Dan HAM Provinsi Papua akan bertindak tegas apabila terdapat oknum pegawai yang melakukan kekerasan atau dengan sengaja melepaskan Napi dari LP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada oknum petugas yang melakukan pelanggaran sudah ada ketentuan hukumannya sesuai ketentuan pegawai negeri yaitu PP No. 30 Tahun 1980 tentang hukuman disiplin bagi pegawai negeri, mulai dari yang ringan sampai kepada yang berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, di LP Merauke dengan adanya pelarian beberapa waktu lalu, maka dilakukan penyidikan sampai kepada petugas yang melakukan pelanggaran karena telah terjadi pelarian maupun dibiarkan melarikan diri. "Petugas yang dengan sengaja melepaskan isi LP dapat dipidanakan,"ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai Pilep Karma yang kerap kali berada di luar tahanan, dijelaskannya, selama ini tidak ada Napi dalam LP yang mendapatkan perlakuan khusus. Namun apabila ada Napi yang sakit, maka diberikan kesempatan untuk melakukan pengobatan untuk mengembalikan kondisinya menjadi sehat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut dia, izin untuk melakukan pengobatan di luar LP merupakan kewenangan dari dokter LP, namun sejauh ini LP Abepura tidak memiliki dokter dan Kanwil sendiri sudah berupaya membuka lowongan, namun sejauh ini tidak ada yang berminat. "Kekurangan kami di Abe karena tidak ada dokternya,"tandasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, dengan adanya penyimpangan dimana seharusnya Philep Karma, setelah melakukan pengobatan kembali ke LP, namun dimanfaatkan untuk pergi ke DPRP, maka petugas yang diberi amanat untuk mengantar Pilep Karma akan diperiksa dan apabila terbukti bersalah dapat dikenakan tindakan indisipliner atau bahkan tindakan pidana apabila terbukti melakukan pelanggaran pidana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya apakah Pilep Karma tidak boleh keluar selama dalam menjalani masa hukumamnnya, dijelaskan hal itu tergantung kepada kesehatan yang bersangkutan, apabila ia sehat tentunya tidak perlu untuk melakukan aktivitas di luar LP. "Habis berobat Napi tidak boleh berkeliaran ke tempat lain,"pungkasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status PNS Filep Karma// &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, danya permintaan Kalapas Kelas II A Abepura, John Yarangga S.Sos, agar gubernur Papua memperjelas soal status PNS (Pegawai Negeri Sipil) narapidana (napi ) Makar, Filep JS Karma, mulai disikapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekda Provinsi Papua Drs Tedjo Suprapto, MM terkait status PNS Filep Karma, mengatakan pihaknya saat ini sedang menelusuri hal tersebut. "Saya juga kaget ketika baca di koran kemarin, karena itu kami berpikir untuk menelusuri hal ini," ujarnya kepada Cenderawasih Pos kemarin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Filep Karma saat ini sedang menjalani tahanan (vonis) selama 15 tahun karena terbukti melakukan tindakan makar dengan mengibarkan Bendera Bintang Kejora di Lapangan Trikora pada 1 Desember 2004 lalu. Hanya saja dalam setiap kesempatan yang bersangkutan masih tetap saja mengenakan seragam PNS-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu lanjut Sekda, pihaknya bersama Biro Kepegawaian akan bekerja untuk melihat kembali status Filep Karma tersebut. Sebab setelah dilihat ternyata Filep Karma harus menjalani hukuman yang cukup lama, yang mana dengan begitu ia tidak bisa bekerja lagi sebagai PNS. "Kalau menurut aturannya vonis di atas 4 sampai 5 tahun itu, tidak boleh dan itu berarti harus berhenti dari statusnya sebagai PNS," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, Sekda Tedjo Suprapto, tidak memberikan penjelasan yang rinci tentang hal itu, karena ia sedang menelusuri berbagai aturan yang berkaitan dengan PNS. "Kalau menurut aturan bila seorang PNS terlibat kasus makar atau melawan keutuhan bangsa dan negara tentu harus diberhentikan, tapi saya belum bisa simpulkan karena saya masih telusuri lagi bagaimana sebenarnya," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akan menelusuri hal itu dengan melihat aturan - aturan tentang kepegawaian yang berlaku. Lanjutnya, kalau nanti berdasarkan peraturan yang berlaku keberadaan atau status Filep Karma yang saat ini sebagai napi Makar dan akan menjalani tahanan selama 15 tahun penjara terbukti menyalahi peraturan kepegawaian, maka sudah tentu dengan sendirinya Filep Karma akan diberhentikan daris tatusnya sebagai PNS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena seperti saya bilang tadi berdasarkan aturan yang ada kalau dia harus menjalani tahanan di atas 4 atau 5 tahun itu berarti harus berhenti dari PNS," ujarnya. Namun lagi - lagi ia menegaskan bahwa ia belum bisa menarik kesimpulan karena harus melihat aturan-aturan yang ada dulu.(api/ta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://www.cenderawasihpos.com/Utama/h.5.html &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-2771301184264537679?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kabarpapua.com/online/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=347' title='Isu Kekerasan di LP Abe Sudah Ditangani'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/2771301184264537679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/isu-kekerasan-di-lp-abe-sudah-ditangani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2771301184264537679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/2771301184264537679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/isu-kekerasan-di-lp-abe-sudah-ditangani.html' title='Isu Kekerasan di LP Abe Sudah Ditangani'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_FGcq2nOIk0A/SJNOFeakn3I/AAAAAAAAAEg/wuVHrzfAAjE/s72-Rc/071010cnapi-kabur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-901396733796913953</id><published>2008-08-02T02:43:00.000+09:00</published><updated>2008-08-02T02:48:50.375+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='External Depkumham'/><title type='text'>LALAI, PEGAWAI LP BISA DIPECAT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_FGcq2nOIk0A/SJNMZC6RlCI/AAAAAAAAAEY/k1oEvxjQ_68/s1600-h/Head_Logo.jpg" imageanchor="1" style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin-left: 1em; border-left: 0px; margin-right: 1em; border-bottom: 0px; background-color: transparent; cssfloat:  ;"&gt;&lt;img src="http://bp2.blogger.com/_FGcq2nOIk0A/SJNMZC6RlCI/AAAAAAAAAEY/FVgIV84_OuY/s320-R/Head_Logo.jpg" style="border-right: 0px; border-top: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px; cssfloat:  ;" wc="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;JAYAPURA (SINDO), Tertangkapnya seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Abepura bernama Marthen Walli, 27 karena melakukan tindak kriminal (pemalakan) terhadap warga Padang Bulan menjadi perhatian Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Hukum dan HAM Propinsi Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Divisi Pamasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil Depkumham Papua Prabowo, Bc.IP, SH mengatakan, menjadi pegawai lapas tidak berarti kebal hukum, sehingga apabila melakukan kesalahan, oknum yang lalai tersebut akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan UU Kepegawaian yang berlaku, bahkan terancam dipecat apabila kesalahannya fatal.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita belum ada laporan langsung dari Kalapas Abepura dengan adanya napi yang tertangkap, saat melakukan tindak kriminal, namun apabila napi itu keluar dari lapas atas kerja sama dengan oknum pegawai lapas, maka yang bersangkutan terancam dipecat, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, saksi oknum petugas yang lalai akan disesuaikan dengan berat ringannya pelanggaran yang dilakukan, dan ini sudah diatur dalam PP No. 30 tahun 1980 tentang Hukuman Disiplin, sedangkan pengeluaran napi tanpa sepengetahuan Kalapas tidak dibenarkan. Oknum pegawai tersebut dapat ditindak setelah berita acara lengkapnya diserahkan Kalapas dan disetujui pusat (Jakarta), ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicontohkannya, baru-baru ini Lapas Merauke, beberapa tahanan dan napi melarikan diri, meski itu tidak sepenuhnya kesalahan pegawai yang bertugas pada saat itu, namun karena mereka melakukan kelalaian dalam menjalankan tugas, maka mereka juga disidang disiplin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkan, ada beberapa kemungkinan napi berada di luar tahanan, diantaranya, napi tersebut Cuti Menjelang Bebas (CMB), Pembebasan Bersyarat (PB) bekerja kepada pihak ketiga sebagai bentuk pembinaan seperti membuat batu tela, cuci mobil, mejahit dan lainnya. Yang tidak boleh itu apabila napi di luar tahanan tanpa sepengetahuan Kalapas, lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi napi yang keluar tahanan dan tidak melalui protap yang ada (kabur), maka hak-hak sebagai narapidana selama 1 tahun akan dicabut, misalnya remisinya dicabut, usulan CMB tidak diberikan, mendapat hukuman disiplin dari Kalapas dan lainnya. Napi yang kabur haknya akan ditangguhkan 1 tahun sampai dia kembali berkelakuan baik. (f marisi/Koran Seputar Indonesia, Senin 26 Maret 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.depkumham.go.id/xDepkumhamWeb/xBerita/xUmum/lalai+petugas+lp+bisa+dipecat.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-901396733796913953?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.depkumham.go.id/xDepkumhamWeb/xBerita/xUmum/lalai+petugas+lp+bisa+dipecat.htm' title='LALAI, PEGAWAI LP BISA DIPECAT'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/901396733796913953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/lalai-pegawai-lp-bisa-dipecat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/901396733796913953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/901396733796913953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/lalai-pegawai-lp-bisa-dipecat.html' title='LALAI, PEGAWAI LP BISA DIPECAT'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_FGcq2nOIk0A/SJNMZC6RlCI/AAAAAAAAAEY/FVgIV84_OuY/s72-Rc/Head_Logo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5605670089145086828.post-49194565460704285</id><published>2008-08-02T02:08:00.000+09:00</published><updated>2008-08-03T02:25:23.240+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kliping media'/><title type='text'>Seorang Napi Lapas Merauke Dipindahkan ke Lapas Abepura</title><content type='html'>Diposkan di: Politik Nasional &lt;br /&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_FGcq2nOIk0A/SJSWJWJ8BZI/AAAAAAAAAF0/JJhM2hDyzvs/s1600-h/salam.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; border-right: 0px; border-top: 0px; float: left; margin-bottom: 1em; border-left: 0px; margin-right: 1em; border-bottom: 0px; background-color: transparent; cssfloat: left;"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_FGcq2nOIk0A/SJSWJWJ8BZI/AAAAAAAAAF0/BtaNSsQ0SbY/s320-R/salam.jpg" style="border-right: 0px; border-top: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px; cssfloat:  ;" wc="true" /&gt;&lt;/a&gt;Oleh Cepos&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Nov 16, 2007 - 6:15:06 AMCetak Halaman ini Dari yang Lari 10 orang, Dua yang Ditangkap MERAUKE- Satu Narapidana Penghuni Lembaga Pemasyarakakatan Klas IIB Merauke atas nama Henock M (22), Kamis kemarin dipindahkan ke Lapas Abepura dengan menggunakan penerbangan reguler Merpati. Satu petugas Lapas dan satu dari Kepolisian mengawal pemindahan tersebut. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalapas Merauke Arfan Yusuf, kepada Cenderawasih Pos mengungkapkan alasan pemindahan itu atas permintaan pihak keluarga (orang tuanya,red). ‘’Itu sudah lama diminta dari pihak keluarganya. Dan sudah ada izin dari Kanwil. Cuma karena harus mendapat persetujuan dari Lapas Abepura yang dituju sehingga baru sekarang dapat dilakukan,’’ terangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kalapas, alasan permintaan pihak keluarga memindahkan dari Lapas Merauke ke Lapas Abepura, karena orang tuanya dalam waktu tidak terlalu lama akan pensiun. ‘’Kalau dia pensiun dia akan balik kampung. Sementara kalau sini tidak ada keluarganya. Tapi kalau di Jayapura, keluarganya masih banyak yang bisa datang menjeguknya,’’ jelasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lainnya, Napi tersebut bila tetap di Merauke akan terpengaruh dengan lingkungannya. ‘’Kalau soal pindah ke Lapas lain dalam Kanwil Papua tidak masalah bagi kita yang penting sudah dapat ijin dari Kanwil dan Lapas yang dituju mendapat persetujuan dari Kalapasnya,’’ terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Henoc sendiri tersangkut dengan kasus Pasal 285 KUHP dengan pidana 6 tahun penjara dan sempat kabur dari penjara. Pidana tersebut telah dijalaninya hampir 2 tahun. Disinggung rencana pemindahan sejumlah narapidana ke Nusa Kambangan, Arfan Yusuf mengungkapkan ijin pemindahan tersebut telah dikirim ke Dirjen Hukum dan HAM di Jakarta. ‘’Kita tinggal tunggul bagaimana keputusannya,’’ tandasnya. (ulo) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;© Copyright 2008 by PAPUAPost.com &lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.melanesianews.org/suara/publish/nasional/Napi_Lapas_Merauke_Dipindahkan_161107_printer.shtml"&gt;http://www.melanesianews.org/suara/publish/nasional/Napi_Lapas_Merauke_Dipindahkan_161107_printer.shtml&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5605670089145086828-49194565460704285?l=externallp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.melanesianews.org/suara/publish/nasional/Napi_Lapas_Merauke_Dipindahkan_161107_printer.shtml' title='Seorang Napi Lapas Merauke Dipindahkan ke Lapas Abepura'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://externallp.blogspot.com/feeds/49194565460704285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/seorang-napi-lapas-merauke-dipindahkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/49194565460704285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5605670089145086828/posts/default/49194565460704285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://externallp.blogspot.com/2008/08/seorang-napi-lapas-merauke-dipindahkan.html' title='Seorang Napi Lapas Merauke Dipindahkan ke Lapas Abepura'/><author><name>LAPAS KLAS II.B MERAUKE - INDONESIA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_FGcq2nOIk0A/SJSWJWJ8BZI/AAAAAAAAAF0/BtaNSsQ0SbY/s72-Rc/salam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
